Preview Inter vs Milan: Analisis Kekuatan dan Prediksi Derby della Madonnina Terbaru

Derby della Madonnina yang mempertemukan Inter Milan dan AC Milan akan kembali digelar di San Siro pada Minggu, 23 November 2025 pukul 20.45 WIB. Pertarungan ini sangat dinantikan karena kedua tim bersaing ketat memperebutkan gelar Scudetto dengan selisih poin yang sangat tipis.

Inter Milan datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menjaga tren positif di Liga Champions setelah mengalahkan Kairat 2-1. Selain itu, mereka juga sukses meraih tiga poin melawan Lazio pada laga Serie A terakhir dengan gol dari Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny, menegaskan posisi mereka di papan atas klasemen.

Performa dan Statistik Terbaru Inter Milan

Inter Milan menunjukkan performa impresif dengan tujuh kemenangan dari delapan pertandingan Serie A terkini setelah melewati dua kekalahan beruntun pada September 2025. Tim asuhan Cristian Chivu ini telah mencetak 26 gol sekaligus menjaga konsistensi mencetak setidaknya dua gol dalam setiap laga Liga Champions mereka. Catatan sempurna Inter di Eropa dengan 12 poin mengukuhkan semangat mereka sebelum menghadapi Derbi Milan.

Meski demikian, Inter harus waspada karena catatan mereka dalam derbi belum sepenuhnya aman. Dalam lima pertandingan musim lalu, mereka kalah tiga kali dari AC Milan dengan pertandingan terakhir berakhir 1-1 akibat gol telat Stefan De Vrij. Ini menjadi pengingat bahwa Derby della Madonnina selalu penuh kejutan dan intensitas tinggi.

Kondisi dan Performa AC Milan

AC Milan membawa momentum positif sejak kembalinya pelatih Massimiliano Allegri. Meski sempat gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat ditahan Parma, Rossoneri tetap berada dalam tren tak terkalahkan sebanyak 10 laga di Serie A dan Coppa Italia. Posisi mereka di klasemen berada di peringkat ketiga, hanya terpaut dua poin dari Inter dan Roma.

Milan juga pernah menikmati masa dominasi dengan kemenangan beruntun terhadap Inter, termasuk di liga, Supercoppa Italiana, dan semifinal piala dua leg musim lalu. Kembalinya Adrien Rabiot yang siap bermain bersama Luka Modric di lini tengah memberi kekuatan tambahan bagi skuad Allegri. Namun, absennya Santiago Gimenez mengubah opsi serangan mereka, dengan Rafael Leao dan Christian Pulisic diperkirakan akan menjadi duet striker.

Persiapan dan Prediksi Formasi Kedua Tim

Inter kemungkinan harus tampil tanpa tiga pemain kunci: Denzel Dumfries, Henrikh Mkhitaryan, dan Matteo Darmian akibat cedera. Posisi Dumfries kemungkinan akan digantikan oleh Carlos Augusto di sayap kanan. Sementara itu, di lini depan, Cristian Chivu memiliki banyak pilihan seperti Ange-Yoan Bonny, Marcus Thuram, dan Francesco Pio Esposito untuk mendampingi Lautaro Martinez yang tinggal satu gol lagi untuk mencapai catatan spesial sebagai pemain Inter ketiga yang mencetak 10 gol melawan Milan.

AC Milan akan mengandalkan skuad hampir lengkap dengan formasi yang mengutamakan pemain sayap kiri, di mana Davide Bartesaghi sedikit diunggulkan menggantikan Pervis Estupinan. Christopher Nkunku diperkirakan akan mulai di bangku cadangan.

Berikut prakiraan susunan pemain yang akan diturunkan pada Derby della Madonnina:
Inter Milan: Sommer; Akanji, Bisseck, Bastoni; Augusto, Barella, Calhanoglu, Sucic, Dimarco; Martinez, Thuram
AC Milan: Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Leao

Tantangan dan Faktor Penentu

Derby della Madonnina kali ini menjadi ujian besar bagi kedua pelatih. Allegri yang berpengalaman akan menghadapi dinamika tim Inter yang dipimpin oleh pelatih muda Cristian Chivu yang tengah membawa Nerazzurri kembali ke jalur juara. Pertarungan ini dinilai memiliki potensi jadi titik balik dalam perburuan Scudetto musim 2025-2026.

Selain itu, kunci kemenangan akan sangat bergantung pada bagaimana kedua tim mengatur strategi untuk menutupi absensi pemain penting serta memaksimalkan peluang di lini depan. Intensitas tinggi dan tekanan dari fans tentu akan mempengaruhi fokus dan mentalitas para pemain selama 90 menit pertandingan.

Derby della Madonnina adalah salah satu laga terbesar di Serie A yang selalu menyajikan drama dan kualitas sepakbola tinggi. Pertarungan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga gengsi dan prestise kota Milan yang diperebutkan kedua klub legendaris ini.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button