Devin-Faathir Juara Ganda Putra International Challenge 2025, Bagikan Rahasia Kemenangan

Devin-Faathir Juara Ganda Putra International Challenge 2025

Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, sukses meraih gelar juara di Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025. Mereka mengunci kemenangan di partai final dengan mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Tai dan Tan Zhi Yang, dengan skor 21-15 dan 21-17 di Jakarta.

Strategi Permainan dan Kunci Kemenangan

Sejak awal pertandingan, Devin-Faathir tampil agresif dan konsisten menekan lawan sehingga mengontrol jalannya laga. Devin mengaku permainan mereka sesuai rencana dan lawan kerap melakukan kesalahan sendiri yang membuat mereka berada di posisi unggul tanpa mendapat tekanan berarti.

Ali Faathir menambahkan kemenangan ini berkat evaluasi dari pertandingan sebelumnya yang banyak mengalami kesalahan sendiri. Mereka berusaha tetap tenang terutama karena tekanan berbeda saat bertanding di partai final.

Dedikasi Gelar untuk Pendukung

Pasangan ini menyatakan gelar juara ini dipersembahkan untuk banyak pihak yang telah mendukung mereka. Di antaranya orang tua, pelatih, tim ganda putra pratama, serta para senior yang membantu melalui sesi latihan dan sparing.

Setelah kemenangan ini, mereka akan fokus mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya di India. Evaluasi dan latihan intens akan menjadi prioritas demi meningkatkan performa.

Dampak Kemenangan bagi Perjalanan Karier

Keberhasilan Devin-Faathir menambah daftar prestasi bulutangkis Indonesia di tingkat internasional. Gelar ini menjadi modal penting untuk menembus persaingan di level yang lebih tinggi.

Dukungan dari berbagai pihak dan kerja keras tim membuat mereka optimis menghadapi tantangan ke depan. Raihan ini menunjukkan kualitas dan potensi ganda putra Indonesia di kancah dunia.


  1. Turnamen: Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025
  2. Pasangan juara: Ali Faathir Rayhan / Devin Artha Wahyudi
  3. Skor final: 21-15, 21-17
  4. Lawan final: Aaron Tai / Tan Zhi Yang (Malaysia)
  5. Kunci kemenangan: agresif, konsisten, evaluasi dari kesalahan sebelumnya
  6. Rencana selanjutnya: persiapan turnamen di India

Devin-Faathir membuktikan kesiapan dan kualitas mereka melangkah lebih jauh, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di dunia bulutangkis internasional.

Exit mobile version