Changan dan Deepal Resmi Siap Produksi Mobil di Pabrik Hyundai Indonesia

Shopee Flash Sale

Changan dan Deepal mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi pabrik milik Hyundai di Chongqing. Langkah ini dipastikan akan membawa perubahan besar pada industri otomotif Tiongkok, khususnya dalam produksi kendaraan listrik dan hybrid.

Pabrik yang dibeli tersebut dulunya adalah fasilitas milik Beijing Hyundai Motor Company. Nilai transaksi mencapai 1,62 miliar yuan. Setelah akuisisi ini, pihak Deepal menyatakan sudah menyiapkan sejumlah rencana pemanfaatan pabrik, meski belum memberi detail model apa yang akan diproduksi ataupun waktu pasti dimulainya operasional baru.

Fakta dan Spesifikasi Pabrik Chongqing

Pabrik Chongqing ditetapkan sebagai salah satu infrastruktur modern dengan luas sekitar 1,87 juta meter persegi. Fasilitas ini mulai dibangun pada 2015 dan mulai beroperasi secara penuh pada bulan Agustus dua tahun kemudian. Investasi awal yang digelontorkan untuk membangun pabrik ini tercatat sebesar 7,75 miliar yuan.

Kapasitas produksi yang dirancang mencapai 300.000 unit kendaraan per tahun. Namun pabrik ini sudah tidak beroperasi sejak bulan Desember dua tahun lalu, sehingga akuisisi oleh Changan dan Deepal diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas manufaktur di wilayah tersebut.

Dampak Akuisisi Terhadap Deepal dan Industri

Pengambilalihan pabrik ini menandai ekspansi besar dari Deepal Automobile Technology Co., Ltd., yang masih satu kelompok dengan Changan. Dengan sumber daya besar dan pengalaman dalam teknologi kendaraan energi baru, Deepal diprediksi bisa menjadikan pabrik ini sebagai pusat produksi model-model terbarunya.

Langkah akuisisi ini juga menjadi strategi penting bagi Changan untuk memperkuat posisi di pasar domestik Tiongkok, sekaligus memperluas opsi produksi baik dari sisi volume maupun teknologi. Sumber industri menyebutkan bahwa kehadiran fasilitas ini akan menjadi modal besar untuk Deepal menyaingi pabrikan otomotif global di segmen kendaraan ramah lingkungan.

Rencana Produksi dan Potensi Model Baru

Meskipun belum ada kepastian mengenai model yang akan diproduksi, pihak Deepal secara resmi menyatakan bahwa ada “rencana” khusus untuk pemanfaatan pabrik tersebut. Hal ini mencakup kemungkinan memproduksi kendaraan listrik maupun hybrid, menyesuaikan dengan tren permintaan pasar saat ini.

Daftar fakta penting terkait akuisisi:

  1. Pabrik Chongqing sebelumnya dimiliki oleh Beijing Hyundai.
  2. Luas pabrik mencapai 1,87 juta meter persegi.
  3. Kapasitas produksinya dirancang untuk 300.000 kendaraan setiap tahun.
  4. Nilai transaksi mencapai 1,62 miliar yuan.

Aksi korporasi ini menunjukkan komitmen Changan dalam menggarap pasar kendaraan elektrifikasi, sekaligus memaksimalkan aset manufaktur yang ada di Tiongkok. Dengan perubahan kepemilikan ini, kawasan Chongqing akan kembali menjadi pusat produksi otomotif dengan teknologi terbaru.

Jika realisasi rencana produksi berjalan lancar, bukan tidak mungkin Deepal akan menjadi salah satu pemimpin baru di industri kendaraan listrik Tiongkok. Perkembangan selanjutnya dari fasilitas ini masih ditunggu dan akan menjadi perhatian para pelaku industri otomotif internasional.

Baca selengkapnya di: otomotif.sindonews.com

Berita Terkait

Back to top button