Bursa saham Eropa melaju di zona hijau pada awal Desember, didorong sentimen global pelaku pasar yang lebih optimis. Fokus perhatian utama datang dari lonjakan harga saham sektor otomotif, khususnya Porsche dan Mercedes-Benz yang meroket dan menjadi penopang utama penguatan indeks.
Kinerja dua produsen mobil papan atas ini masing-masing naik 5,7 persen untuk Porsche dan 4,4 persen bagi Mercedes-Benz. Performa impresif tersebut langsung mengerek STOXX 600 menambah 0,45 persen ke posisi 578,84. Penguatan itu meluas ke seluruh indeks utama di kawasan Eropa seperti DAX Jerman (+0,79 persen), FTSE 100 Inggris (+0,19 persen), dan CAC 40 Prancis (+0,43 persen).
Otomotif Jadi Primadona Berkat Sentimen AS
Optimisme di sektor otomotif Eropa didukung kabar dari Amerika Serikat. Presiden AS mengusulkan pelonggaran standar efisiensi bahan bakar, memberi sinyal potensi bangkitnya penjualan kendaraan berbahan bakar konvensional. Kebijakan ini dinilai pasar akan menurunkan beban produksi industri otomotif dan memperbesar pilihan model kendaraan untuk konsumen.
Kabar tersebut memperkuat harapan ekspansi pasar otomotif, mendorong investor menambah eksposur ke saham-saham terkait. Tidak heran, selain Porsche dan Mercedes-Benz, reli juga menular ke saham sektor industri lain yang sensitif terhadap berita regulasi.
Kinerja Solid Sektor Industri dan Teknologi
Rekomendasi overweight dari J.P. Morgan mengangkat saham Schneider Electric dan Siemens Energy. Keduanya melejit 3,2 persen dan 2,5 persen, memperkokoh sentimen penguatan di sektor industri Eropa. Saham teknologi pun ikut jadi incaran. SAP naik 1,7 persen setelah mendapat upgrade, sementara Capgemini melesat 4,2 persen didukung sentimen positif dari analis.
Sementara itu, laporan Cambricon, produsen chip China, yang berencana meningkatkan produksi demi mengisi kekosongan yang ditinggalkan Nvidia, turut mendongkrak saham semikonduktor Eropa seperti STMicroelectronics dan Soitec.
Ekspektasi Suku Bunga Munculkan Appetit Risiko
Pasar tetap menunggu keputusan Federal Reserve mengenai kebijakan suku bunga. Walaupun klaim pengangguran di Amerika mencatat penurunan tajam, ekspektasi pemangkasan suku bunga masih tinggi di kalangan pelaku pasar. Analis City Index menyebut, risk appetite investor kini bergerak dari kekhawatiran makro ke peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Tren ini tercermin pada arus modal ke sektor pro-pertumbuhan. Saham industri, perbankan, dan teknologi menikmati lonjakan, sedangkan sektor defensif cenderung stagnan atau terkoreksi.
Sektor Keuangan Bangkit, Kesehatan Lesu
Sektor perbankan Eropa bangkit 1,1 persen usai tekanan pada sesi sebelumnya. Saham pertahanan naik 0,9 persen, dipicu faktor geopolitik yang masih memancing minat investor pada sektor dengan eksposur anggaran pemerintah. Namun tidak semua sektor ikut reli. Sektor kesehatan justru turun 0,6 persen, diseret penurunan tajam saham Philips yang ambles 5,6 persen setelah proyeksi pertumbuhan ke depannya dipertanyakan.
Sektor konsumsi premium juga melemah. Remy Cointreau dan Diageo turun akibat revisi turun rekomendasi dari analis UBS.
Tabel: Pergerakan Sektor Utama Bursa Eropa
| Sektor | Perubahan (% naik/turun) |
|---|---|
| Otomotif | Porsche +5,7 / Mercedes +4,4 |
| Industri | Schneider +3,2 / Siemens +2,5 |
| Teknologi | SAP +1,7 / Capgemini +4,2 |
| Perbankan | +1,1 |
| Pertahanan | +0,9 |
| Kesehatan | -0,6 (Philips -5,6) |
| Konsumsi | Remy, Diageo turun |
Rotasi sektor dan keputusan bank sentral akan menentukan arah berikutnya pasar Eropa. Namun, untuk saat ini, penguatan Porsche dan Mercedes telah membawa bursa Eropa semakin percaya diri meninggalkan fase defensif dan siap melejit bersama sektor-sektor lain yang sensitif terhadap pertumbuhan.
Baca selengkapnya di: www.kabarbursa.com