Waspada! SUV Populer Terancam Recall Karena Kerusakan Sistem Airbag Mendesak

Author: Qoo Media

Volkswagen Group of America melakukan recall pada 3.138 unit SUV Tiguan model 2025. Penarikan ini disebabkan adanya masalah serius pada sistem airbag penumpang depan yang berpotensi menambah risiko cedera saat kecelakaan.

Masalah utama berasal dari Passenger Occupant Detection System (PODS), yang berfungsi mendeteksi keberadaan penumpang di kursi depan. Volkswagen menemukan bahwa kabel dalam harness sistem PODS tidak tersambung dengan benar, akibat kekurangan proses crimping pada salah satu kabel utama.

Ketidaksambungan kabel ini menyebabkan sistem PODS dapat mematikan airbag penumpang depan, walaupun kursi tersebut terisi. Jika terjadi kondisi tersebut, lampu peringatan airbag akan menyala di panel instrumen, menandakan airbag penumpang dinonaktifkan.

Dalam situasi ini, risiko cedera parah meningkat karena airbag penumpang mungkin tidak mengembang saat kecelakaan terjadi. Volkswagen mengimbau agar penumpang tidak duduk di kursi depan jika lampu peringatan airbag menyala sampai kendaraan diperbaiki.

Recall ini berlaku untuk Tiguan produksi 24 Maret hingga 12 Mei 2025 di pabrik Volkswagen de México, Puebla. Komponen kabel yang bermasalah merupakan produk dari pemasok pihak ketiga yang gagal memenuhi standar kualitas penyambungan.

Masalah tersebut pertama kali ditemukan oleh tim kualitas Volkswagen pada Juli 2025. Setelah menerima sekitar 58 laporan terkait, perusahaan melakukan investigasi lanjutan dan mengumumkan recall resmi pada 3 Desember 2025.

Volkswagen memastikan perbaikan dilakukan secara gratis dengan mengganti kabel harness yang cacat menggunakan komponen yang telah diproses secara tepat. Komponen perbaikan sudah mulai diproduksi sejak April 2025.

Mulai 12 Desember 2025, pemilik kendaraan dapat melakukan pengecekan nomor identifikasi kendaraan (VIN) di database resmi Volkswagen. Pemberitahuan resmi akan dikirimkan kepada pemilik mulai 6 Februari 2026 beserta instruksi untuk menjadwalkan perbaikan di dealer resmi.

Meskipun recall hanya mencakup sebagian kecil unit yang dibuat dalam periode tersebut, Tiguan tetap menjadi model penting Volkswagen di pasar AS. Penjualan Tiguan mencapai lebih dari 22.000 unit pada kuartal ketiga 2025.

Langkah Volkswagen ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan konsumen. Recall merupakan tindakan pencegahan yang sesuai standar regulator demi mencegah risiko yang lebih besar.

Masalah pada sistem deteksi penumpang ini menggarisbawahi pentingnya kontrol kualitas pada pemasok komponen keamanan mobil. Kegagalan kecil dalam proses pemasangan kabel dapat berdampak besar terhadap keselamatan pengguna.

Pemilik Volkswagen Tiguan 2025 yang merasa kendaraannya terdampak dianjurkan memeriksa nomor VIN segera. Jangan duduk di kursi depan jika ada tanda peringatan airbag menyala guna menghindari potensi bahaya saat berkendara.

Dengan tindakan cepat dan perbaikan gratis, Volkswagen berharap masalah ini dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kecelakaan serius di lapangan. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merk asal Jerman ini.

Terbaru