
Video pendek yang menyebut-nyebut peluncuran mobil terbang Yangwang Ufly mendadak viral di berbagai platform media sosial Tiongkok sepanjang akhir pekan lalu. Video ini memicu kehebohan publik karena diklaim menampilkan produk mobil terbang dari sub-brand ultra-luxury milik BYD, lengkap dengan keunggulan teknologi pengisian daya super cepat.
Beredarnya video tersebut membuat banyak netizen, terutama penggemar otomotif, bertanya-tanya soal kebenaran kabar BYD yang disebut sudah siap meluncurkan mobil terbang canggih mereka. Informasi viral bahkan menyebut Yangwang Ufly sudah berhasil menempuh uji terbang melintasi laut, serta telah mendapatkan sertifikasi kelayakan terbang dari otoritas penerbangan sipil di Tiongkok.
Fakta di Balik Video Viral Mobil Terbang BYD
Pihak BYD akhirnya memberikan klarifikasi resmi menanggapi rumor tersebut. Melalui General Manager Divisi NEV BYD, Li Yunfei, mereka membantah seluruh kabar tersebut. “Kami tidak punya rencana atau pengaturan apa pun terkait isu itu. Di tengah arus informasi viral di dunia maya, kami harus tetap bijak menyikapinya,” ujar Li Yunfei melalui akun resmi Weibo, yang juga dikutip dari laporan CNevpost.
Pernyataan ini sengaja disampaikan untuk memastikan masyarakat tak terjebak informasi palsu, mengingat proses pengembangan dan sertifikasi mobil terbang membutuhkan waktu yang sangat panjang dan ketat. Data di media sosial yang menyebut BYD telah menerima sertifikat kelayakan udara pun ditegaskan tidak benar.
Klaim yang Beredar di Media Sosial
Narasi yang tersebar di berbagai akun WeChat mengklaim beberapa hal berikut:
- Yangwang Ufly dikatakan berhasil melakukan uji terbang jarak jauh antar kota di Tiongkok.
- Mobil terbang tersebut disebut menempuh jarak 136 kilometer hanya dalam waktu 23 menit, dari Zhuhai menuju Shenzhen.
- Terdapat penyebutan bahwa mobil terbang BYD sudah mendapatkan sertifikasi resmi untuk layak terbang di wilayah Tiongkok.
Poin-poin di atas dipastikan tidak berdasarkan fakta dan tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak resmi BYD.
Teknologi Mobil Terbang di Industri Otomotif Tiongkok
BYD memang dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik dan baterai terbesar di dunia. Namun, mereka menjelaskan belum pernah berencana masuk ke segmen mobil terbang hingga saat ini, berbeda dengan beberapa produsen otomotif Tiongkok lain. Misalnya, Xpeng sudah terlebih dahulu mengembangkan konsep mobil terbang dan menggelar uji coba terbatas, dengan tujuan membuka peluang bisnis baru di sektor kendaraan listrik masa depan.
Pengembangan mobil terbang sendiri merupakan tantangan tersendiri karena membutuhkan riset dan pengujian jangka panjang, termasuk proses ketat dalam sertifikasi laik terbang dari otoritas terkait.
Perkembangan Tren Mobil Terbang di Tiongkok
Tiongkok memang menjadi salah satu negara yang gencar mengembangkan teknologi inovatif di sektor otomotif, termasuk eksplorasi mobil terbang. Sejumlah startup dan produsen besar sudah berinvestasi pada segmen ini, meski belum ada satu pun yang benar-benar merilis produk komersial dengan sertifikasi penuh.
Berikut produsen otomotif Tiongkok yang sudah mengumumkan proyek mobil terbang:
- Xpeng Aeroht: Sudah melakukan uji coba konsep mobil terbang secara publik.
- Geely Terrafugia: Fokus pada pengembangan eVTOL (electric vertical take-off and landing).
- HT Aero: Mempersiapkan purwarupa kendaraan udara untuk pasar domestik.
Respons Masyarakat dan Regulasi Terkait Mobil Terbang
Minat publik terhadap mobil terbang terus meningkat seiring maraknya inovasi kendaraan listrik dan otonom di Tiongkok. Namun, pemerintah masih sangat selektif dalam memberikan izin dan sertifikasi, demi menjamin keamanan pengguna dan lingkungan.
Dengan klarifikasi resmi dari BYD ini, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah mempercayai kabar viral tanpa konfirmasi dari sumber yang sah. Dunia otomotif Tiongkok tetap menarik perhatian global lewat beragam inovasi, namun pengembangan mobil terbang BYD saat ini masih sebatas rumor.
Baca selengkapnya di: voi.id




