Fakta di Balik Keputusan BYD Tidak Mengembangkan Teknologi Mobil Terbang

Produsen kendaraan listrik asal Cina, BYD, baru saja menegaskan posisi mereka terkait isu pengembangan mobil terbang. Pernyataan resmi perusahaan ini hadir setelah munculnya spekulasi bahwa BYD sedang menyiapkan peluncuran mobil terbang bernama Ufly melalui sub-merek ultra-mewah mereka, Yangwang.

Video berdurasi 12 detik yang beredar luas di media sosial menjadi pemicu lahirnya rumor ini. Dalam video tersebut, terlihat mobil konsep yang diklaim sebagai Ufly, bahkan disebut dilengkapi dengan teknologi pengisian daya ultra-cepat 1 MW. Viralnya konten ini menambah keyakinan bagi sebagian publik bahwa BYD benar-benar akan terjun ke ranah mobilitas udara masa depan.

Pernyataan Resmi BYD Terkait Mobil Terbang

Li Yunfei, General Manager Brand and Public Relations BYD, secara tegas menyampaikan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana mengembangkan atau meluncurkan mobil terbang dalam waktu dekat. Penegasan tersebut disampaikan langsung melalui akun media sosial milik Li Yunfei, memastikan rumor yang beredar tidak benar.

Fokus utama BYD tetap pada pengembangan kendaraan listrik dan energi baru. Mereka menilai bahwa potensi mobilitas berbasis kendaraan darat masih sangat besar dan relevan bagi kebutuhan konsumennya saat ini. Perusahaan juga menyoroti pentingnya validasi informasi sebelum publik terpancing spekulasi yang belum terbukti.

Peta Persaingan Inovasi Kendaraan Terbang di Cina

Sementara BYD menegaskan penolakannya, sejumlah produsen otomotif Cina lain justru sedang berlomba mengembangkan teknologi mobil terbang atau kendaraan eVTOL (electric Vertical Take-off and Landing). Kompetitor utama seperti Xpeng telah mengalokasikan sumber daya besar lewat anak usaha mereka khusus untuk segmen ini.

Target yang diusung adalah produksi massal kendaraan terbang listrik mulai dua tahun ke depan. Tak hanya Xpeng, nama-nama besar seperti Chery, GAC Group, Changan, dan FAW Group juga dikabarkan aktif mengeksplorasi konsep mobilitas udara. Mereka mencoba membidik peluang bisnis dan memenuhi rasa ingin tahu publik atas transformasi transportasi masa depan.

Daftar Pabrikan Mobil Cina yang Eksplorasi Mobil Terbang

  1. Xpeng: Sudah memiliki anak usaha untuk kendaraan eVTOL, menargetkan produksi massal dalam waktu dekat.
  2. Chery: Dikabarkan tengah mengembangkan konsep mobil terbang sendiri.
  3. GAC Group: Aktif melakukan riset kendaraan vertikal.
  4. Changan: Masih berada dalam tahap eksplorasi teknologi.
  5. FAW Group: Ikut dalam proses pencarian model kendaraan masa depan.

Tingginya Minat Inovasi Mobilitas Udara

Fenomena maraknya pembicaraan soal mobil terbang tidak hanya terjadi di dalam negeri Cina, namun juga secara global. Konsumen dan pengamat otomotif memang menanti hadirnya transportasi revolusioner. Namun, kehadiran rumor tidak tervalidasi seperti isu BYD Ufly membuktikan pentingnya verifikasi sumber dan pernyataan resmi untuk menjaga akurasi informasi bagi industri otomotif.

Sampai saat ini, BYD tetap memilih langkah strategis untuk mendukung kendaraan listrik dan hybrid sebagai pilar utama bisnis mereka. Langkah ini sekaligus menjadi pembeda antara BYD dan produsen mobil Cina lain yang tertarik dengan segmen kendaraan terbang. BYD memastikan akan terus berfokus menghadirkan inovasi pada kendaraan energi baru dibanding mengejar tren mobilitas udara yang belum teruji secara pasar maupun regulasi.

Baca selengkapnya di: www.avolta.id
Exit mobile version