Advertisement

Benarkah Tenaga Corvette ZR1 Lebih Besar dari Spesifikasi Resmi yang Diumumkan?

Chevrolet Corvette ZR1 yang resmi dipasarkan memiliki angka tenaga kuda pabrikan sebesar 1.064 hp, merupakan angka output dari crankshaft (crank horsepower). Namun, hasil pengujian dyno oleh Hennessey Performance menunjukkan angka yang mengejutkan, yaitu mencapai 1.050 hp yang diukur pada roda (wheel horsepower). Biasanya, tenaga pada roda harus lebih rendah dibandingkan crank horsepower karena adanya kehilangan daya pada drivetrain. Temuan ini menimbulkan spekulasi bahwa tenaga asli Corvette ZR1 kemungkinan lebih besar dari yang diumumkan Chevrolet.

Mesin yang diuji adalah V8 5.5 liter twin-turbocharged flat-plane-crank, dikenal sebagai mesin paling bertenaga yang dipasang pada model Corvette produksi. Dalam pengujian, tenaga puncak tercatat pada 6.960 rpm dan torsi maksimal mencapai 821 lb-ft pada 4.810 rpm. Walaupun mobil tersebut dalam kondisi standar, performanya sudah membuktikan diri dengan memecahkan beberapa rekor waktu di trek, termasuk mencatat waktu putaran 6:50.763 di lintasan Nürburgring Nordschleife yang mengalahkan Ford Mustang GTD bertenaga 815 hp.

Mengapa Chevrolet Mungkin Menyembunyikan Angka Tenaga Sebenarnya
Ada beberapa alasan mengapa Chevrolet mungkin memberikan angka tenaga yang lebih rendah untuk ZR1. Salah satunya adalah strategi pemasaran produk agar tidak mengurangi daya tarik model flagship lainnya, yaitu Corvette ZR1X. Versi ZR1X ini menghasilkan tenaga gabungan 1.250 hp berkat tambahan motor listrik hybrid yang menggerakkan roda depan. Jika tenaga ZR1 standar ternyata sama tingginya, perbedaan performa antara keduanya akan menjadi kurang jelas. Oleh sebab itu, Chevrolet bisa jadi sengaja membatasi angka resmi agar posisi ZR1X tetap unggul di jajaran Corvette.

Perbandingan Harga dan Ketersediaan
Harga resmi yang tercantum di situs Chevrolet menunjukkan ZR1 standar dibanderol mulai dari $185.000, sementara ZR1X mencapai $209.700. Meskipun produksi kedua model belum dibatasi resmi, kendala rantai pasok khususnya untuk varian hybrid berpotensi membatasi ketersediaannya. Hal ini menegaskan hierarki produk yang dibuat Chevrolet dengan menempatkan ZR1X sebagai versi yang lebih mahal dan lebih bertenaga.

Langkah Berikut dari Hennessey Performance
Hasil dyno dari Hennessey Performance bukan hanya sekadar temuan, tetapi juga menjadi acuan dasar untuk pengembangan peningkatan performa lebih jauh. Perusahaan tersebut terkenal dengan modifikasi ekstrem, seperti Venom F5 Evolution dengan tenaga mencapai 2.031 hp. Diprediksi mereka akan mempersiapkan tuning yang dapat meningkatkan tenaga ZR1 lebih tinggi lagi. Proses dimulai dengan pengujian awal menggunakan dyno untuk menetapkan baseline performa sebelum melakukan berbagai modifikasi.

Data Kunci Pengujian Dyno Corvette ZR1 oleh Hennessey

  1. Tenaga puncak di roda: 1.050 hp
  2. Tenaga pabrik (crank): 1.064 hp
  3. Torsi puncak: 821 lb-ft pada 4.810 rpm
  4. Mesin: 5.5 liter V8 twin turbo flat-plane crank
  5. Waktu putaran Nürburgring: 6:50.763

Temuan ini membuka diskusi baru mengenai klaim output tenaga Corvette ZR1. Jika angka tenaga asli lebih tinggi dari yang diakui, ini bisa menggeser persepsi dan strategi pasar Chevrolet dalam menghadirkan supercar bertenaga tinggi. Sementara itu, Hennessey dan pihak lain kemungkinan terus mengeksplorasi potensi optimum mesin ini untuk menghasilkan performa yang lebih dahsyat.

Berita Terkait

Back to top button