
1957 Chevrolet Step Van ini baru-baru ini menjadi sorotan dalam acara Jay Leno’s Garage. Kendaraan klasik ini bukan sekadar van biasa, melainkan menyimpan kisah menarik di baliknya.
Van ini ditemukan di jalanan dan kemudian dipilih sebagai salah satu fitur dalam acara tersebut. Pemiliknya, Diosely Pino, menjadikan van ini sangat istimewa dengan latar belakang dan modifikasinya.
Diosely Pino berasal dari Kuba dan pindah ke Amerika Serikat lima tahun lalu. Ia melakukan perjalanan dengan bus Greyhound menuju Los Angeles untuk memulai kehidupan baru.
Setibanya di Los Angeles, Pino membuka sebuah bengkel restorasi. Van Chevy klasik ini pun menjadi kendaraan operasional bengkelnya yang unik dan fungsional.
Sejak di Kuba, Pino sudah mahir memperbaiki mobil-mobil tua. Pengalaman itu dibawanya ke Amerika dan diterapkan pada van Chevy miliknya.
Van tersebut membutuhkan beberapa perbaikan seperti restorasi karat dan pengecatan ulang. Pino memberikan tampilan unik dengan livery palsu ala polisi Kuba pada van ini.
Selain cat, van juga dilengkapi dengan lampu polisi dan sirene untuk menambah kesan resmi. Emblem depan yang digunakan adalah dari Chevy Apache tahun 1959, membuat van semakin klasik.
Mesin inline-6 dipasangkan dengan transmisi manual 4-percepatan menjadi sumber tenaga van ini. Bagian belakang van diatur untuk menyimpan alat-alat kerja dan perlengkapan lainnya.
Pino menjalankan usahanya seorang diri dan tetap sibuk dengan kegiatan restorasi. Van ini bukan hanya kendaraan, melainkan juga alat kerja yang efisien dan penuh cerita.
Jay Leno memberikan perhatian khusus pada van ini karena kombinasi sejarah, fungsi, dan keunikannya. Van ini mewakili dedikasi Pino atas kecintaannya pada kendaraan klasik dan kerajinan restorasi.
1957 Chevrolet Step Van milik Diosely Pino memperlihatkan bagaimana sebuah kendaraan tua dapat dihidupkan kembali. Kisahnya menjadi inspirasi bagi para pencinta mobil klasik dan restorasi.





