Terry Clark dikenal sebagai sosok yang menggabungkan obsesi masa kecil dengan keahlian mekanik untuk menciptakan Eldomino, sebuah mobil unik yang menyatukan dua ikon Amerika, Cadillac Eldorado dan Chevrolet El Camino. Proyek ini memakan waktu 11 tahun pengerjaan tangan di berbagai bengkel di California, menghasilkan kendaraan yang bukan hanya pajangan, tetapi wujud nyata impian dan pekerjaan keras.
Eldomino merupakan perpaduan antara bodi panjang Cadillac 1971 dengan bak pickup El Camino yang ditempelkan menyerupai karya seni otomotif. Catnya adalah hasil rancangan khusus dari House of Kolor Ohio, berlapis delapan cat dengan serpihan emas yang berkilauan di atas warna merah darah. Rangka dashboard tangan ditempa secara manual dan roda didesain khusus dari Los Angeles dengan valve stem tersembunyi untuk tampilan yang rapi dan berbeda.
Cerita Eldomino berawal dari pengalaman Clark saat berumur delapan tahun, ketika mengendarai Cadillac Eldorado convertible bersama teman ke Disneyland. Kenangan itu memicu keinginan seumur hidupnya memiliki mobil serupa. Setelah bertahun-tahun membangun bisnis Clark Pest Control, Clark akhirnya pensiun untuk mewujudkan proyek otomotif impiannya.
Kendaraan ini tak sekadar tampilan unik, tapi juga teknis rumit. Penggabungan bak El Camino dengan rangka Cadillac menimbulkan tantangan besar, terutama dalam pembentukan firewall yang harus dibuat secara custom. Sistem suspensi airbag dipasang untuk meredam getaran akibat bobot berat dan chassis yang memanjang, memastikan kenyamanan pengemudi.
Interior Eldomino hampir seluruhnya hasil modifikasi khusus, termasuk panel instrumen Speedhut yang memakai speedometer berteknologi GPS. Salah satu fitur menarik adalah roll-pan belakang dengan mekanisme berbasis rantai sepeda dan motor wiper yang membuka dan menutup laci penyimpanan atap convertible secara otomatis.
Mesin yang digunakan adalah 8.2 liter asli Cadillac yang sudah dibangun ulang dengan peningkatan cam, manifold high-rise, dan sistem injeksi bahan bakar. Alhasil, suara mesin menggelegar layaknya muscle car legendaris Detroit, memberikan sensasi berkendara yang kuat dan istimewa.
Setelah selesai dibangun dan kembali ke garasi Clark, Eldomino sempat diuji coba dalam acara malam cruise di Lodi. Meskipun menghadapi sedikit kendala teknis seperti lampu depan yang tak menyala, Clark menyatakan bahwa proyek semacam ini memang tak pernah benar-benar selesai dan selalu berkembang.
Clark berencana menampilkan Eldomino pada pameran utama tahun depan dengan penampilan yang mendukung, termasuk setelan jas Gucci merah velvet yang sesuai dengan karakter mobil uniknya. Mobil ini bukan hanya kendaraan, melainkan manifestasi dari obsesi dan impian masa kecil yang akhirnya bisa dinikmati secara nyata di jalan raya.
Clark juga sudah memulai proyek lanjutannya, yaitu menggabungkan 1971 Datsun 240Z dengan mesin twin-turbo V6 dari Lincoln Blackwing yang ditemukan di junkyard. Proyek baru ini diprediksi akan memakan waktu sekitar 11 tahun dan membawa gaya Paul Newman yang elegan. Eldomino dan proyek baru ini mencerminkan bagaimana obsesi masa kecil yang dipadukan dengan kemampuan dan resources dapat melahirkan karya otomotif custom yang luar biasa.





