
BMW mengumumkan penarikan ribuan unit X3 akibat potensi masalah pada perangkat lunak kemudi. Keputusan ini diambil karena adanya temuan risiko keselamatan yang berkaitan dengan fitur penting kendaraan tersebut.
Total yang terdampak mencapai lebih dari 36 ribu unit X3 30 xDrive dan X3 M50 xDrive produksi terbaru. Penelusuran BMW mengonfirmasi bahwa gangguan ini bersumber dari sistem kemudi yang memakai sensor torsi dua saluran.
Rincian Masalah pada Sistem Kemudi
Masalah pada software ditemukan pada komponen perangkat lunak yang bertugas memantau kondisi sensor torsi. Jika salah satu sensor mengalami gangguan ketika mobil dalam keadaan berhenti, sistem diagnostik pada perangkat lunak gagal mendeteksi kerusakan secara tepat. Akibatnya, dalam kondisi yang jarang terjadi, roda kemudi dapat bergerak tiba-tiba tanpa adanya perintah dari pengemudi.
Peristiwa ini berpotensi muncul baik saat mesin tengah dinyalakan maupun ketika mesin mati. Meskipun kejadian ini hanya teridentifikasi saat mobil diam, BMW memastikan risiko kejadian ini tetap harus diantisipasi.
Risiko Kejutan Bagi Pengemudi
BMW menjelaskan bahwa gerakan roda kemudi yang tidak terduga bisa saja mengejutkan pengemudi. Situasi ini sangat berpotensi membahayakan ketika peristiwa terjadi secara mendadak di waktu yang tidak diharapkan.
Kronologi Temuan di Fasilitas Perakitan
Kasus pertama terdeteksi pada bulan Agustus di fasilitas perakitan saat proses awal penyalaan kendaraan. Setelah itu, perusahaan melakukan analisis lanjutan terhadap catatan penggunaan kendaraan di lapangan. Satu kasus serupa kembali teridentifikasi pada bulan September.
Langkah-Langkah Penanganan Recall oleh BMW
BMW mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk segera menghubungi diler resmi. Berikut adalah langkah yang harus dilakukan para pemilik:
- Lakukan pengecekan nomor identifikasi kendaraan (VIN) untuk mengetahui status recall.
- Jadwalkan kunjungan ke diler BMW terdekat guna pembaruan perangkat lunak sistem kemudi.
- Proses perbaikan ini dilakukan tanpa biaya alias gratis, sebagai bagian dari tanggung jawab pabrikan atas aspek keselamatan konsumen.
Peringatan dan Imbauan kepada Pengguna
BMW menekankan pentingnya melakukan pembaruan perangkat lunak sesegera mungkin. Konsumen diimbau tetap mematuhi instruksi resmi selama proses recall berlangsung agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Langkah ini juga menunjukkan komitmen BMW dalam menjaga standar keselamatan produk, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada publik. Masalah pada software kemudi di X3 ini menjadi perhatian serius dan BMW memastikan bahwa solusi cepat dan tuntas akan terus diupayakan demi keamanan konsumen di seluruh dunia.
Baca selengkapnya di: hasanah.id




