PT EVMOTO TEKNOLOGI INDONESIA secara resmi meluncurkan platform ojol listrik bernama EVMOTO. Perusahaan ini adalah hasil kolaborasi antara tim Indonesia dan Tiongkok yang fokus pada penyewaan sepeda motor listrik untuk layanan ride-hailing.
Peluncuran platform EVMOTO akan dimulai dengan tahap perekrutan pengemudi, yang dijadwalkan dibuka untuk umum pada 15 Januari 2026. EVMOTO menargetkan dapat merekrut hingga 100.000 pengemudi sepeda motor listrik di tahun yang sama.
Ekspansi ke 10 Kota Besar
EVMOTO berencana untuk memperluas layanan ke 10 kota besar di Indonesia pada 2026. Untuk mendukung ekspansi ini, perusahaan menggandeng mitra strategis yaitu ECGO dalam penyediaan armada sepeda motor listrik.
Sebanyak 50.000 unit motor listrik akan disiapkan untuk disewakan kepada para pengemudi. Pada acara peluncuran, EVMOTO menandatangani kontrak pembelian pertama sebanyak 10.000 unit motor ECGO senilai Rp240 miliar dengan pengiriman mulai Maret 2026.
Fokus Pengurangan Emisi Karbon
CEO EVMOTO, Jason, menekankan alasan utama berfokus pada kendaraan listrik adalah untuk mengatasi tingginya polusi dari ojek online konvensional. Di Indonesia, terdapat sekitar 4 juta motor ojek online yang beroperasi setiap hari dengan jarak tempuh rata-rata 150 kilometer.
Jika EVMOTO berhasil menggantikan 1 juta sepeda motor berbahan bakar bensin dengan motor listrik, estimasi pengurangan emisi karbon dioksida mencapai 4,93 juta ton per tahun. Hal ini berarti kontribusi signifikan dalam menekan polusi udara dan dampak perubahan iklim.
Keuntungan Ekonomi bagi Pengemudi dan Penumpang
Selain ramah lingkungan, motor listrik juga menawarkan efisiensi biaya yang menarik. Konsumsi energi kendaraan listrik hanya sekitar 30% dari biaya bahan bakar bensin. Dengan demikian, tarif perjalanan melalui EVMOTO dipatok sekitar 70% dari harga pasar saat ini.
EVMOTO juga mengenakan biaya platform hanya sebesar 9% kepada pengemudi, jauh lebih rendah dibanding tarif rata-rata platform serupa yang mencapai 20%. Model bisnis ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pengemudi sekaligus memberikan harga lebih kompetitif kepada penumpang.
Teknologi Motor Listrik ECGO
Model sepeda motor listrik ECGO yang dipilih menggunakan teknologi dua baterai. Motor ini memiliki jarak tempuh hingga 140 kilometer dan memungkinkan pengisian daya secara mandiri maupun penukaran baterai.
Kelebihan ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pengemudi ojol dalam menggunakan armada listrik tanpa terlalu bergantung pada stasiun pengisian. Strategi ini diyakini mampu mempercepat ekspansi layanan ke berbagai wilayah di Indonesia.
CEO ECGO, William Teng, menegaskan dukungan penuh bagi program EVMOTO. Dengan adanya KRYA sebagai pemegang saham pengendali, mereka optimistis dapat menyediakan kendaraan listrik yang handal bagi pengemudi.
Bagi yang tertarik bergabung sebagai pengemudi EVMOTO, pendaftaran sudah dibuka melalui tautan resmi di situs perusahaan. Langkah ini menandai kemajuan signifikan dalam adopsi transportasi ramah lingkungan di Indonesia.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




