Membeli mobil bekas di tahun 2025 menjadi pilihan yang semakin populer karena harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan model berkualitas. Namun, banyak konsumen masih khawatir tentang keawetan dan frekuensi perbaikan setelah pembelian. Laporan terbaru dari Consumer Reports (CR) memberikan data penting mengenai 26 merek mobil bekas terbaik yang awet hingga 10 tahun dan jarang bermasalah.
CR menilai mobil bekas berusia 5 hingga 10 tahun dari tahun produksi 2014 hingga 2024. Mereka mengukur reliabilitas melalui frekuensi kerusakan fatal yang mengharuskan kunjungan ke bengkel. Hasilnya, pabrikan asal Jepang mendominasi daftar, terutama Lexus dan Toyota, yang lima besar mereknya juga ditempati Mazda, Honda, dan Acura.
Dominasi Merek Jepang Berkat Filosofi Desain Konservatif
Merek Jepang unggul bukan karena teknologi canggih terbaru, melainkan filosofi desain konservatif yang berfokus pada peningkatan bertahap. Steven Elek, ketua program analitik data otomotif Consumer Reports, menjelaskan bahwa Lexus dan Toyota menghindari perubahan drastis pada mesin dan transmisi yang belum teruji. Ini membuat mobil milik mereka tetap kuat dan tahan banting meski sudah menempuh jarak ratusan ribu kilometer.
Penyempurnaan inkremental seperti ini berkontribusi besar pada umur panjang kendaraan. Contohnya, sistem hybrid Toyota dan Lexus telah terbukti lebih reliabel dibandingkan mesin turbo dari pabrikan Eropa. Hal ini juga membuat biaya perawatan berkala tetap terjangkau dan mengurangi risiko kerusakan besar.
Daftar 26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025
Berdasarkan skor reliabilitas dari Consumer Reports, berikut adalah urutan merek yang paling andal untuk mobil bekas dalam rentang usia lima hingga sepuluh tahun:
- Lexus (77)
- Toyota (73)
- Mazda (58)
- Honda (57)
- Acura (53)
- BMW (53)
- Buick (51)
- Nissan (51)
- Audi (49)
- Volvo (48)
- Mercedes-Benz (47)
- Subaru (47)
- Volkswagen (46)
- Lincoln (46)
- Mini (46)
- Cadillac (45)
- Hyundai (43)
- Chevrolet (40)
- Ford (39)
- Dodge (39)
- Kia (39)
- GMC (37)
- Chrysler (36)
- Ram (35)
- Jeep (32)
- Tesla (31)
Model-model Lexus yang direkomendasikan antara lain CT 200h ES, GS, GX, IS, dan RX Hybrid. Sementara untuk Toyota ada Camry, Corolla, dan versi hybrid mereka. Mazda dengan seri Mazda 3, CX-5, dan MX-5 Miata juga menjadi pilihan aman bagi pembeli.
Mengapa Merek Seperti Chrysler dan Jeep Mendapat Nilai Rendah?
Merek asal Amerika seperti Chrysler, Jeep, dan Dodge sering mengalami masalah serius pada sistem suspensi, kelistrikan, dan kebocoran mesin. Meski menawarkan desain dan performa menarik, biaya perawatan jangka panjang mobil dari merek ini biasanya lebih mahal. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk mempertimbangkan biaya total kepemilikan sebelum memilih merek ini sebagai mobil bekas.
Tips Memilih Mobil Bekas yang Awet dan Minim Perbaikan
Memilih merek teratas bukan jaminan otomatis mendapatkan mobil yang bebas masalah. Kondisi unit dan riwayat perawatan sangat menentukan. Berikut beberapa tips penting dari Consumer Reports:
- Periksa Riwayat Servis: Mobil yang jarang perawatan, termasuk penggantian oli rutin, lebih rentan mengalami kerusakan.
- Hindari Model Tahun Pertama: Tahun peluncuran model baru sering kali rawan masalah teknis, carilah produksi tahun setelahnya.
- Prioritaskan Teknologi Hybrid Toyota/Lexus: Teknologi hybrid dari dua merek ini terbukti lebih awet dan efisien untuk penggunaan jangka panjang.
Konsumen bisa mendapatkan ketenangan pikiran dengan mengikuti rekomendasi ini dan memilih merek serta model yang sudah terbukti reliabel. Dengan begitu, pembelian mobil bekas di 2025 menjadi investasi cerdas yang menghemat biaya perawatan dan risiko masuk bengkel.
Dengan data akurat dari Consumer Reports, keputusan membeli mobil bekas kini lebih berlandaskan fakta, bukan sekadar spekulasi. Toyota dan Lexus tetap menjadi pilihan utama untuk mobil bekas yang awet hingga satu dekade. Merek Jepang lainnya pun menunjukkan performa luar biasa dalam hal keandalan mesin dan biaya perawatan, sehingga konsumen semakin mudah menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Baca selengkapnya di: www.suara.com