Advertisement

Pemko dan Unri Kerjasama Transformasi 10 Danau Kampus Jadi Embung untuk Atasi Banjir

Pemerintah Kota Pekanbaru menggandeng Universitas Riau untuk mengatasi banjir di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani. Sinergi ini diwujudkan melalui pemanfaatan sepuluh danau di lingkungan kampus Unri sebagai embung dan kolam resapan air hujan.

Langkah tersebut ditandai dengan kesepakatan yang tercapai dalam pertemuan antara Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan Rektor Unri, Prof. Sri Indarti, pada awal Januari. Inisiatif ini bertujuan mengurangi genangan air secara efektif di wilayah yang kerap mengalami banjir.

Peran dan Fungsi Danau Kampus sebagai Embung
Sepuluh danau di area kampus Unri akan difungsikan sebagai penampungan utama air hujan deras. Air dari kawasan rawan banjir akan dialirkan ke danau-danau tersebut sehingga kapasitas penyerapan air meningkat. Institusi akademik dan pemerintah optimis sistem ini merupakan solusi jangka panjang yang dapat menekan risiko banjir.

Selain menjadi embung, danau-danau ini juga direncanakan berfungsi sebagai kolam resapan. Konsep ini membantu mengendalikan limpasan air permukaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan kampus. Proyek ini juga akan mengintegrasikan jalur air dari luar agar sistem drainase lebih optimal.

Koordinasi Internal dan Dukungan Lembaga Terkait
Pemko Pekanbaru dan Unri berencana membentuk tim khusus yang bertugas melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Balai Wilayah Sungai (BWS). Kolaborasi ini penting untuk mendapatkan dukungan teknis serta perizinan terkait drainase dan akses menuju danau.

Pengembangan kawasan danau juga akan diiringi revitalisasi lingkungan agar menjelma menjadi area asri yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas. Pembangunan ini ditargetkan dapat dimulai dalam waktu dekat sesuai harapan kedua pihak.

Dukungan Universitas Riau dalam Tanggung Jawab Sosial
Rektor Unri, Prof. Sri Indarti, menekankan komitmen universitas untuk mendukung pengelolaan infrastruktur yang berdampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, kampus bukan hanya sebagai pusat edukasi, tetapi juga agen perubahan sosial yang bertanggung jawab terhadap kondisi sekitarnya.

Kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dan Unri menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan. Selain mengatasi banjir, proyek ini berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan dan ketahanan kawasan permukiman agar lebih aman dari bencana.

Dengan langkah strategis tersebut, diharapkan kawasan Binawidya dan Tuah Madani dapat terhindar dari dampak banjir yang selama ini membuat warga kesulitan. Program ini menjadi model pengelolaan sumber daya alam yang efektif sekaligus bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat kota.

Baca selengkapnya di: mureks.co.id

Berita Terkait

Back to top button