Advertisement

Hyundai Tarik Puluhan Ribu Tucson, Risiko Kebakaran Jadi Alasan Hentikan Penjualan Mobil

Industri otomotif menghadapi perubahan besar menjelang 2026. Sejumlah model mobil akan dihentikan penjualannya di pasar nasional.

Penghentian ini disebabkan oleh rendahnya permintaan serta kehadiran varian terbaru yang lebih canggih. Akibatnya, mobil-mobil tersebut akan semakin jarang ditemui di jalan.

Daftar Mobil yang Tidak Dijual Mulai 2026

Berikut ini beberapa model yang dipastikan tidak lagi dijual mulai tahun depan:

  1. Model-model lama dengan penjualan menurun.
  2. Mobil yang digantikan versi terbaru dengan teknologi lebih mutakhir.
  3. Kendaraan yang tidak sesuai regulasi emisi atau keselamatan terbaru.

Langkah ini merupakan strategi pabrikan untuk tetap kompetitif dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Hyundai Tarik Puluhan Ribu Tucson Karena Risiko Kebakaran

Hyundai mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 51 ribu unit Tucson secara global. Penarikan ini terkait risiko kebakaran yang berpotensi membahayakan pengguna.

Unit terdampak adalah produksi antara awal 2022 hingga 2024. Masalah utama ditemukan pada sistem towing yang digunakan untuk aktivitas camping. Sistem ini diduga dapat memicu kebakaran jika tidak diperbaiki.

Kampanye recall ini menunjukkan perhatian Hyundai terhadap keselamatan konsumen dan upaya pencegahan kerugian lebih besar. Pemilik model Tucson produksi tersebut disarankan segera melakukan pemeriksaan di bengkel resmi.

Pentingnya Pemeriksaan Mobil Setelah Liburan

Setelah musim libur panjang dan Natal, volume kendaraan pribadi meningkat tajam. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan untuk memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh.

Menurut Endy, Service Advisor dari Suzuki Buana Trada Pulogadung, pemeriksaan teknis di bengkel resmi perlu dilakukan meskipun kendaraan sudah rutin dirawat. Tujuannya untuk mendeteksi potensi kerusakan yang tidak terlihat selama perjalanan jauh.

Pemeriksaan meliputi aspek rem, oli, sistem kelistrikan, dan komponen vital lainnya. Ini penting agar performa mobil tetap optimal dan mencegah kerusakan serius di kemudian hari.

Memastikan kondisi kendaraan yang aman dan prima juga memberikan rasa tenang bagi pengemudi saat menggunakan mobil kembali. Ini menjadi perhatian utama pasca perayaan dan perjalanan panjang.

Perubahan dalam industri otomotif dan upaya recall dari Hyundai menunjukkan dinamika yang harus diantisipasi oleh pemilik kendaraan. Kesadaran akan pentingnya perawatan dan pemeliharaan mobil semakin meningkat demi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Baca selengkapnya di: mureks.co.id

Berita Terkait

Back to top button