Advertisement

Ratusan Mobil Listrik Mercedes-Benz Direcall, Kapasitas Ngecas Dibatasi hingga 80%

Ratusan unit mobil listrik Mercedes-Benz EQB di Amerika Serikat mengalami penarikan kembali (recall) akibat potensi risiko korsleting pada sel baterai. Pemilik disarankan untuk membatasi pengisian daya baterai maksimal hingga 80 persen guna mencegah terjadinya masalah termal yang dapat memicu kebakaran.

Recall ini melibatkan 169 unit Mercedes-Benz EQB, terdiri dari 100 unit EQB 300 4Matic dan 48 unit EQB 350 4Matic yang memiliki motor ganda. Selain itu, 21 unit EQB 250 bermotor tunggal juga terdampak, meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tipe lainnya.

Permasalahan terjadi pada model tahun produksi 22 dan 23 yang dikategorikan sebagai versi "tahap awal." Mercedes-Benz menyatakan bahwa model EQB dengan baterai yang dipasang lebih baru memiliki ketahanan lebih baik sehingga tidak termasuk dalam penarikan kembali ini.

Masalah baterai ini bukan kali pertama bagi Mercedes-Benz. Pada awal tahun lalu, lebih dari 7.000 unit SUV listrik turut ditarik kembali karena risiko kebakaran yang serupa. Pada kasus sebelumnya, pabrikan juga mengeluarkan rekomendasi serupa untuk tidak mengisi daya baterai melebihi ambang 80 persen sebelum pembaruan perangkat lunak dilakukan.

Dampak Recall dan Imbauan Pengisian Daya

  1. Pengisian maksimal 80 persen untuk menghindari peristiwa termal dan korsleting baterai.
  2. Pembaruan perangkat lunak sebagai langkah perbaikan utama oleh pabrikan.
  3. Fokus pada model tahun awal produksi yang dianggap memiliki baterai lebih rentan.

Langkah ini menegaskan komitmen Mercedes-Benz dalam menjaga keselamatan konsumen dan mengurangi risiko kebakaran akibat baterai lithium-ion pada kendaraan listrik mereka. Pengingat untuk membatasi pengisian daya juga menjadi langkah sementara hingga perbaikan resmi diterapkan.

Dengan adanya recall ini, pemilik mobil listrik EQB disarankan mengikuti instruksi resmi Mercedes-Benz agar keamanan kendaraan tetap terjaga. Selain itu, konsumen juga dianjurkan untuk memantau informasi terbaru dari pabrikan seputar prosedur recall dan pembaruan yang wajib dilakukan.

Mercedes-Benz secara konsisten berupaya menghadirkan teknologi kendaraan listrik yang aman dan andal. Namun, kendala teknis seperti potensi korsleting baterai ini menjadi tantangan yang harus segera ditangani guna memastikan keselamatan pengguna mobil listrik di pasar global.

Baca selengkapnya di: ototekno.okezone.com

Berita Terkait

Back to top button