Mercedes-Benz melakukan penarikan kembali terhadap 169 unit mobil listrik EQB di Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi korsleting pada sel baterai yang dapat menyebabkan kebakaran.
Penarikan ini menyasar model EQB produksi awal antara Oktober 2022 hingga September 2023. Rinciannya meliputi 100 unit EQB 300 4Matic, 48 unit EQB 350 4Matic, dan 21 unit EQB 250.
Mercedes-Benz menegaskan bahwa varian EQB terbaru menggunakan komponen baterai yang lebih aman dan tidak termasuk dalam penarikan ini. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas pada produksi setelah model awal tersebut.
Konsumen yang memiliki kendaraan terdampak diminta agar tidak mengisi daya baterai melebihi 80%. Langkah ini sebagai tindakan preventif untuk mengurangi risiko korsleting hingga adanya pembaruan perangkat lunak.
Risiko korsleting dapat muncul tiba-tiba saat mobil parkir. Namun, ketika mobil berjalan, sistem pada panel dasbor akan memberikan peringatan apabila terjadi lonjakan suhu baterai yang abnormal.
Alih-alih mengganti baterai secara fisik, Mercedes-Benz menawarkan pembaruan software untuk memitigasi panas berlebih. Pemilik wajib mengunjungi bengkel resmi mulai Januari untuk menginstal pembaruan ini tanpa biaya.
Penarikan EQB merupakan kelanjutan masalah baterai yang juga melanda SUV listrik Mercedes-Benz pada awal Januari. Saat itu, lebih dari 7.000 unit mengalami recall dengan kendala serupa.
Kasus ini menyoroti tantangan produsen dalam menjamin keamanan baterai pada era kendaraan listrik. Perbaikan dan pembaruan teknologi menjadi solusi utama untuk mencegah insiden berbahaya.
Langkah proaktif Mercedes-Benz juga mencerminkan pentingnya monitoring dan kontrol sistem baterai secara real-time. Pengguna pun diimbau untuk selalu mengikuti instruksi resmi demi keselamatan.
Berikut poin utama terkait recall Mercedes-Benz EQB di AS:
1. Model terdampak: EQB 300 4Matic, EQB 350 4Matic, EQB 250 produksi awal 2022-2023
2. Risiko potensi korsleting baterai yang dapat memicu kebakaran
3. Larangan pengisian baterai di atas 80% sebelum pembaruan perangkat lunak
4. Peringatan suhu baterai via sistem dasbor saat kendaraan aktif
5. Pembaruan software dilakukan secara free di bengkel resmi mulai awal tahun
6. Bateri varian terbaru sudah menggunakan komponen lebih tahan panas
Penting bagi pemilik mobil listrik untuk memperhatikan pembaruan dan instruksi resmi dari pabrikan. Upaya ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung transisi tenaga listrik di industri otomotif.
Baca selengkapnya di: ototekno.harianjogja.com