Koleksi Kendaraan Raja Juli Disorot, Mobil Bobby Nasution Diduga Terbakar

Koleksi kendaraan yang dimiliki oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mendapat perhatian luas publik setelah Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di lingkungan Kementerian pada Rabu, 7 Januari 2026. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan upaya pencocokan data terkait perubahan fungsi kawasan hutan, utamanya yang terkait dengan kawasan hutan lindung.

Peristiwa ini membuat masyarakat menyoroti tidak hanya aspek legalitas dan kepatuhan tata kelola kehutanan, tetapi juga profil harta milik pejabat negara, termasuk koleksi kendaraan dinas dan pribadi milik Raja Juli. Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menjadi salah satu referensi penting yang digunakan masyarakat dalam menelusuri transparansi kekayaan para pejabat.

Koleksi Kendaraan Raja Juli Disorot

Publikasi LHKPN mengungkapkan bahwa Raja Juli Antoni memiliki sejumlah kendaraan roda empat yang terdaftar secara resmi. Koleksi kendaraan ini dianggap representasi gaya hidup sekaligus transparansi harta kekayaan pejabat.

Penggeledahan oleh Kejagung mempertegas pentingnya keterbukaan informasi terkait kepemilikan aset para pejabat publik. Momen ini memicu diskusi soal keteladanan pejabat dalam urusan gaya hidup dan sumber kekayaan. Keterbukaan data kendaraan dinas atau pribadi menjadi indikator integritas sekaligus upaya membangun kepercayaan publik pada aparatur pemerintahan.

Insiden Hyundai Ioniq 5 N Diduga Milik Bobby Nasution Terbakar

Peristiwa tak kalah menghebohkan terjadi pada Hyundai Ioniq 5 N yang diduga milik Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Mobil listrik tersebut hangus terbakar saat tengah terparkir di salah satu bengkel di Jalan Sei Asahan, Medan, Rabu 7 Januari 2026.

Kepulan asap hitam yang tinggi terlihat jelas dari area bengkel sehingga menarik perhatian warga sekitar. Mobil berpelat nomor BK 1373 AFV itu merupakan model kendaraan listrik terbaru yang dikenal berperforma tinggi di kelasnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun kepemilikan pasti mobil tersebut. Namun kejadian ini menambah deretan kasus insiden kendaraan listrik di Indonesia dan meningkatkan validitas isu keamanan kendaraan listrik di tengah tren elektrifikasi otomotif nasional.

Rekomendasi Mobil Bekas 8-Seater untuk Mudik 2026

Selain dua isu utama di atas, kanal otomotif turut menampilkan rekomendasi mobil bekas 8-seater menjelang musim mudik 2026. Kenyamanan dan kapasitas muatan menjadi pertimbangan utama keluarga besar untuk perjalanan jarak jauh.

Beberapa pilihan populer mobil bekas 8-seater meliputi model-model berikut:

  1. Toyota Kijang Innova
  2. Suzuki APV
  3. Nissan Serena
  4. Toyota Avanza Veloz
  5. Mitsubishi Xpander
  6. Daihatsu Luxio

Mobil-mobil tersebut dikenal memiliki kabin luas dan bagasi yang fleksibel, sehingga sangat ideal untuk mengangkut banyak penumpang sekaligus barang bawaan selama mudik. Harga mobil bekas saat ini juga relatif terjangkau jika dibandingkan dengan unit baru.

Pantauan Harga Motor Matic Awal 2026

Pasar otomotif nasional juga diwarnai dengan update harga motor matic keluaran Yamaha, Honda, dan Suzuki pada awal Januari 2026. Berdasarkan pantauan redaksi Suara.com, harga berbagai model motor matic dari segmen entry level hingga premium cenderung stabil, walaupun ada beberapa penyesuaian harga dari pabrikan.

Adapun daftar harga motor matic per Januari 2026 berdasarkan pantauan laman resmi pabrikan adalah sebagai berikut:

Merek Model Harga Januari 2026 (mulai dari)
Honda BeAT, Vario 125/160, Scoopy Rp 18-28 jutaan
Yamaha Mio Gear, Fazzio, Aerox, Lexi Rp 18-31 jutaan
Suzuki Nex II, Address, Burgman Street Rp 18-31 jutaan

Masyarakat diimbau terus memantau informasi terbaru dari sumber resmi untuk memastikan harga terkini dan mendapatkan promo terbaik.

Sorotan terhadap koleksi kendaraan pejabat dan insiden yang menimpa figur publik seperti Bobby Nasution menjadi cerminan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu transparansi, keamanan, dan perkembangan industri otomotif nasional. Pilihan kendaraan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun keluarga, turut menjadi indikator gaya hidup dan preferensi di tengah dinamika sosial-ekonomi masyarakat.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Exit mobile version