BYD Sealion 6 DM-i hadir sebagai SUV crossover kompak yang siap menantang dominasi Toyota RAV4 di pasar dunia. Dengan ukuran yang hampir identik dengan Honda CR-V maupun RAV4, namun dibanderol pada harga setara Toyota Corolla Cross, kendaraan ini menarik perhatian banyak konsumen yang menginginkan value dan teknologi dalam satu paket.
Model ini dikenal juga sebagai Song Plus di Tiongkok serta Seal U untuk pasar Eropa. Hadir dalam berbagai pilihan varian mulai dari plug-in hybrid hingga full electric, Sealion 6 telah membuktikan kepopulerannya di Asia dan Eropa dengan angka penjualan yang signifikan.
Dimensi dan Fitur Utama
Secara teknis, Sealion 6 diklasifikasikan sebagai compact SUV namun ukurannya hampir masuk kategori midsize. Mobil ini memiliki panjang 188.4 inci, lebar 74.4 inci, dan tinggi 66.1 inci dengan wheelbase 108.9 inci, sedikit lebih panjang dari RAV4 atau CR-V. Di sektor fitur, BYD membekali Sealion 6 dengan teknologi terbaru. Fitur advanced driver assist seperti adaptive cruise control, autonomous emergency braking, surround-view camera, adaptive headlight, hingga traffic sign recognition telah menjadi standar di dalamnya.
Untuk interior, pengguna dimanjakan dengan kursi depan elektrik yang sudah dilengkapi dengan pemanas dan ventilasi. Layar infotainment berukuran 15.6 inci yang dapat diputar, sistem audio 10 speaker, serta dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto turut melengkapi fasilitas hiburan keluarga. Ada juga fitur dual 15-watt wireless charger untuk perangkat mobile. Salah satu keunikan Sealion 6 adalah teknologi vehicle-to-load (V2L) yang memungkinkan mobil ini untuk memberi daya pada peralatan rumah tangga saat dibutuhkan.
Pilihan Mesin dan Performa
Sealion 6 DM-i menawarkan opsi powertrain plug-in hybrid dengan dua kapasitas baterai, yakni 18.3 kWh untuk standar dan 26.6 kWh pada model berdaya tempuh lebih jauh. Varian FWD mengusung mesin 1.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik tunggal, menghasilkan tenaga gabungan 215 hp dan torsi 240 lb-ft. Sementara varian AWD mengandalkan mesin 1.5 turbo dengan dua motor listrik yang mampu menyemburkan tenaga hingga 319 hp dan torsi 405 lb-ft.
Dari pengujian, varian FWD mencatat akselerasi 0–60 mph sekitar 8,5 detik. Model AWD dengan tenaga yang lebih besar mampu melesat dari 0–100 km/h hanya dalam 6,1 detik menurut klaim pabrikan. Konsumsi bahan bakar menjadi keunggulan, di mana pengendaraan agresif masih dapat mencatat rata-rata 36 mpg dan bisa mendekati 50 mpg jika dikemudikan dengan efisien. Fitur pengisian ulang baterai melalui mesin bensin juga menambah fleksibilitas mobil ini dalam berbagai kondisi.
Kelebihan dan Kekurangan
Berikut keunggulan utama yang membuat BYD Sealion 6 menonjol di kelasnya:
- Ukuran kabin lega, setara SUV best-seller di Amerika.
- Fitur keselamatan dan hiburan melimpah di kelas harga serupa Corolla Cross.
- Konsumsi BBM dan efisiensi baterai sangat baik untuk penggunaan sehari-hari.
- Inovasi V2L yang jarang ditemukan pada pesaingnya.
Namun, sektor pengendalian dan suspensi masih menjadi perhatian. Mobil ini dinilai terlalu empuk hingga terasa melayang di kecepatan tinggi dan tidak terlalu responsif bagi penggemar pengalaman berkendara sporty. Setir yang kurang komunikatif turut menambah tantangan pada sisi sensasi berkendara.
Potensi di Amerika Serikat
Meski sudah menjadi hit di Asia dan Eropa, kehadiran BYD Sealion 6 di pasar Amerika Serikat terhambat oleh kebijakan tarif masuk tinggi untuk mobil Tiongkok. Padahal, jika hambatan ini dihapus, BYD berpeluang merebut hati konsumen Amerika melalui kombinasi harga terjangkau, fitur berlimpah, dan efisiensi terbaik di kelasnya. Seperti dilaporkan Autoblog, Sealion 6 sudah dibekali teknologi dan perangkat keras yang bisa bersaing dengan para pemain utama dan siap menjadi ancaman nyata jika masuk pasar Amerika.
Kehadiran BYD Sealion 6 menjadi indikator naiknya kualitas dan inovasi produk otomotif China secara global. Bila mampu menyesuaikan dengan preferensi konsumen Amerika dan memperbaiki kekurangan pada suspensi, kendaraan ini punya peluang besar untuk mengubah peta persaingan pasar SUV kompak di masa depan.
