13 Merek Mobil Terkenal yang Pernah Populer, Kini Telah Menghilang dari Pasaran

Banyak merek mobil Amerika yang dulunya sangat populer kini telah menghilang dari pasar. Nama-nama ini pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan otomotif sehari-hari dan mudah ditemukan di berbagai sudut kota maupun pinggiran. Namun, tren, selera, dan persaingan industri yang berubah membuat beberapa merek besar ini akhirnya harus redup dan ditinggalkan.

Perubahan strategi manufaktur, pergeseran permintaan, serta merger dan akuisisi menjadi penyebab utama merek-merek tersebut lenyap. Namun, sebagian besar tetap dikenang berkat perannya yang sempat memberi warna dalam sejarah otomotif Amerika.

Deretan 13 Merek Mobil Amerika yang Menghilang

Berikut adalah 13 merek mobil Amerika yang dulu dicintai banyak pengendara, beserta alasan di balik hilangnya nama-nama besar ini dari pasar:

  1. Plymouth
    Plymouth dikenal sebagai mobil keluarga yang terjangkau dan dapat diandalkan. Popularitasnya sempat tinggi, namun identitas merek semakin kabur seiring waktu. Produk-produk Plymouth terlalu mirip dengan merek lain milik DaimlerChrysler, membuat konsumen kehilangan alasan memilihnya. Produksi dihentikan setelah model tahun 2001.

  2. Mercury
    Mercury menempati posisi di antara Ford dan Lincoln, memadukan kenyamanan dengan harga lebih wajar. Namun, setelah beberapa dekade, posisinya malah menjadi abu-abu. Mobil-mobil Mercury mulai kalah pamor, hingga akhirnya Ford memutuskan menutup merek ini di penghujung 2010.

  3. Pontiac
    Pontiac menawarkan nilai gaya, sporti, dan kerap menjadi pilihan anak muda. Namun, kehilangan identitas dan produk-produk yang kurang menonjol membuat merek ini tidak bertahan. General Motors mengeliminasi Pontiac pada saat restrukturisasi besar-besaran.

  4. Oldsmobile
    Oldsmobile dulu identik dengan mobil kelas menengah ke atas yang matang dan matang secara desain. Penjualan turun drastis seiring bertambahnya pesaing dan menurunnya daya tarik desain. Produksi resmi dihentikan pada 2004.

  5. Saturn
    Saturn muncul dengan konsep jual beli mobil yang inovatif; proses penjualan lebih ramah dan transparan. Namun inovasi itu tidak berkembang, dan Saturn kalah bersaing dengan merek lain. Penutupan terjadi setelah upaya penjualan merek ini gagal total.

  6. Studebaker
    Studebaker dikenal luas di masa lampau sebagai pabrikan berkualitas di komunitas kecil. Masalah kompetisi dan keterbatasan modal membuatnya tidak mampu bersaing dengan raksasa industri. Produksi berakhir pada 1966.

  7. DeSoto
    DeSoto menawarkan mobil elegan dengan harga yang masih masuk akal bagi keluarga menengah. Namun Chrysler memberi perhatian lebih pada merek-merek lain, membuat DeSoto menerima pembaruan produk yang semakin jarang hingga akhirnya berhenti diproduksi.

  8. Eagle
    Eagle muncul pasca-akuisisi AMC oleh Chrysler, menawarkan mobil hasil kolaborasi desain Amerika dan luar negeri. Kurangnya loyalitas konsumen dan perubahan arah produk yang terlalu sering membuat Eagle ditinggalkan setelah model tahun 1998.

  9. Hummer
    Hummer memulai debutnya dengan desain tangguh dan gagah. Namun, pergeseran pasar ke arah mobil yang lebih efisien dan ramah lingkungan menyebabkan penurunan tajam penjualan. General Motors menambah Hummer dalam daftar merek yang dimatikan pada 2010.

  10. Rambler
    Rambler dipilih oleh keluarga pekerja untuk transportasi harian yang murah dan handal. Namun, dalam restrukturisasi perusahaan, merek ini perlahan digeser oleh merek lain hingga akhirnya hilang usai 1969.

  11. Scion
    Scion dibuat oleh Toyota khusus untuk pasar Amerika dengan target pembeli muda. Desain yang awalnya segar menjadi kurang relevan, dan penjualan terus menurun. Toyota resmi menghentikan Scion setelah masa produksi model tahun 2016.

  12. Imperial
    Imperial adalah upaya Chrysler menyaingi mobil-mobil mewah. Namun, lama-kelamaan merek ini dianggap tak lagi berbeda dari model Chrysler lain. Usaha membangkitkan nama Imperial gagal dan akhirnya dihentikan pada 1983.

  13. AMC (American Motors Corporation)
    AMC pernah menjadi pemain inovatif lewat produk-produk unik namun tetap ekonomis. Kompetisi keras dan keterbatasan finansial membuat AMC akhirnya diakuisisi oleh Chrysler pada 1987.

Titik Akhir Perjalanan

Nama-nama besar di atas tidak hilang begitu saja, melainkan melewati proses panjang penurunan popularitas dan pergeseran permintaan konsumen. Meski sudah tidak lagi hadir di pasar otomotif, merek-merek ini masih hidup dalam kenangan penggemar mobil klasik dan koleksi-koleksi pribadi. Referensi dari berbagai sumber menunjukkan bahwa perjalanan sebuah merek tidak hanya diukur dari lamanya bertahan, melainkan pada pengaruhnya bagi budaya dan era otomotif Amerika.

Berita Terkait

Back to top button