Deretan Merek Mobil Paling Sering Ditarik Kembali di 2026, Ini Daftarnya

Kasus recall kendaraan terus menjadi perhatian penting di industri otomotif global. Data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat menunjukkan, puluhan juta mobil terkena pengembalian atau recall setiap tahunnya karena berbagai masalah teknis dan keselamatan.

Pada tahun terbaru, Ford menempati posisi teratas sebagai merek mobil dengan jumlah unit recall terbanyak. Fakta ini menegaskan pola yang sudah berulang selama beberapa tahun terakhir, di mana produsen mobil besar tetap mendominasi statistik recall kendaraan.

Daftar Merek Mobil Dengan Recall Terbanyak

Dominasi Ford tercermin jelas dalam angka recall tahun ini. Berikut adalah merek-merek yang mencatatkan jumlah recall unit terbesar:

  1. Ford: 12,9 juta unit
  2. Toyota: 3,2 juta unit
  3. Stellantis: 2,7 juta unit
  4. Honda: 1,5 juta unit
  5. Hyundai: 1 juta unit
  6. General Motors: 998.260 unit
  7. Kia: 982.346 unit
  8. Tesla: 745.075 unit
  9. Volkswagen Group: 663.663 unit
  10. BMW: 508.338 unit

Dari daftar di atas, Ford mendominasi dengan selisih yang sangat lebar dibanding kompetitornya. Toyota, Stellantis, dan Honda juga berada dalam daftar ‘usual suspects’ sebagai merek dengan angka recall di atas satu juta unit.

Ragam Penyebab Recall Pada Merek Terkemuka

Ford sepanjang tahun ini mengeluarkan 153 kampanye recall. Masalah terbesar yang dialami adalah kegagalan kamera mundur, yang berdampak pada 4 juta kendaraan termasuk model populer seperti F-150.

Toyota hanya dengan 15 kampanye recall sudah harus menarik lebih dari 3 juta kendaraan. Masalah utama yakni kerusakan kamera mundur yang juga berdampak pada berbagai model, dari sedan Camry, bZ4X hingga Lexus GX dan ES.

Pada Stellantis, recall terbanyak adalah pada Jeep Wrangler dan Grand Cherokee 4xe. Fokus perbaikannya adalah masalah baterai hybrid yang dapat menyebabkan risiko kebakaran, total recall mencapai 320.000 unit untuk kasus tersebut.

Honda mengumumkan 21 kampanye recall dengan total 1,5 juta unit. Masalah roda pada varian Civic dengan ukuran ban 18 inci menjadi isu utama, di mana potensi lepas roda jadi sorotan penting.

Hyundai melakukan 21 recall dengan total 1 juta unit. Palisade menjadi model yang paling banyak terkena dampak, khususnya pada komponen sabuk pengaman yang membutuhkan koreksi pada mekanisme penguncian.

Faktor Risiko Umum Dan Model Terdampak

Masalah utama yang menyebabkan recall sangat beragam, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kegagalan sistem kamera mundur dan sistem kelistrikan (Ford, Toyota, Volkswagen, Tesla).
  • Potensi risiko kebakaran akibat kerusakan baterai atau komponen bahan bakar (Stellantis, Kia).
  • Masalah komponen mesin seperti crankshaft assembly yang bisa menyebabkan gagal mesin (General Motors).
  • Cacat pada sistem penguncian dan sabuk pengaman (Hyundai).
  • Kerusakan roda yang bisa menyebabkan pelepasan roda dari kendaraan (Honda).

Beberapa model mobil yang terkena recall massal adalah Ford F-150, Toyota Camry, Jeep Wrangler, Honda Civic, Hyundai Palisade, dan Chevrolet Silverado.

Data Recall Sebagai Sumber Perbaikan Kualitas

Catatan recall dalam jumlah besar ini dinilai sebagai indikator penting untuk pengawasan kualitas manufaktur dan keamanan konsumen. Setiap kampanye recall mengharuskan produsen untuk memperbaiki atau mengganti komponen secara gratis, sekaligus menjadi pembelajaran bagi produsen agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa depan.

NHTSA mempublikasikan semua data recall secara terbuka guna membantu konsumen tetap mendapat perlindungan. Produsen pun terus berupaya meningkatkan kualitas manufaktur dan sistem kontrol untuk mengurangi kemungkinan terjadinya recall pada tahun-tahun mendatang. Hal ini pun mendorong kompetisi antar merek untuk memperbaiki reputasi sekaligus kepercayaan konsumen di tengah sorotan publik.

Berita Terkait

Back to top button