Ford dan Lincoln menghadapi masalah penarikan kembali kendaraan yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Perusahaan ini telah menarik 116.672 unit mobil yang dilengkapi dengan pemanas blok mesin (engine block heater) yang berisiko retak dan mengakibatkan kebocoran cairan pendingin.
Menurut dokumen penarikan kembali dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), risiko kebakaran hanya muncul saat pemanas blok mesin sedang terhubung ke sumber listrik. Dalam situasi ini, kerusakan dapat memicu korsleting listrik dan kebakaran.
Detail Kendaraan yang Ditarik Kembali
Penarikan ini meliputi beberapa model Ford dan Lincoln, yakni:
- Ford Escape keluaran 2013 hingga 2019 sebanyak 65.683 unit
- Ford Focus keluaran 2013 hingga 2018 sebanyak 49.080 unit
- Lincoln MKC SUV model tahun 2015 dan 2016 sebanyak 1.909 unit
Kerusakan terjadi akibat sambungan solder pada pemanas blok mesin yang dapat retak, memungkinkan cairan pendingin mesin bocor ke dalam kabel pemanas. Saat cairan tersebut menguap, residu garam konduktif listrik tertinggal dan terakumulasi sehingga dapat menyebabkan korsleting.
Tanda-Tanda Awal dan Risiko Kebakaran
NHTSA mengimbau pemilik kendaraan untuk mewaspadai tanda awal kerusakan, seperti:
- Noda cairan pendingin di bawah kendaraan
- Kehilangan panas di kabin mobil
- Mesin yang mengalami panas berlebih
Selain itu, kerusakan kabel pemanas juga dapat menimbulkan bau terbakar atau asap, yang menjadi peringatan agar segera dilakukan pengecekan.
Perlu dicatat, risiko kebakaran ini hanya terjadi ketika kendaraan dihubungkan ke sumber listrik 110 volt tanpa pemutus sirkuit atau perangkat ground-fault circuit interrupter (GFCI) yang berfungsi dengan baik. Jika kendaraan tidak sedang disambungkan, risiko ini tidak muncul.
Proses Penarikan dan Solusi yang Ditawarkan
Ford berencana mengirimkan pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan yang terdampak melalui pos mulai bulan depan. Pemilik diminta membawa kendaraan mereka ke dealer resmi Ford untuk mendapatkan penggantian pemanas blok mesin yang baru secara gratis.
Penggantian ini akan dilakukan setelah Ford menyediakan unit pengganti yang sudah diperbaiki, yang diperkirakan mulai tersedia pada bulan April. Hal ini menunjukkan komitmen Ford dalam menangani masalah ini tanpa menambah biaya bagi konsumen.
Konteks Musim Dingin dan Dampaknya
Penarikan recall ini terjadi di saat sebagian besar wilayah di Amerika Serikat diperkirakan mengalami suhu dingin ekstrem dalam minggu-minggu mendatang. Sebanyak 80 persen populasi tinggal di daerah yang rawan terkena suhu beku.
Hal ini membuat pemanas blok mesin menjadi komponen yang krusial untuk menjaga kendaraan tetap dapat beroperasi. Namun, risiko potensi kebakaran akibat kerusakan juga meningkat jika pemakaian pemanas tidak diawasi dengan tepat.
Pemilik kendaraan Ford dan Lincoln disarankan untuk lebih waspada saat menggunakan pemanas blok mesin. Memastikan perangkat listrik yang digunakan memiliki pengaman yang memadai akan mengurangi risiko kebakaran.
Langkah-langkah Pencegahan untuk Pemilik Kendaraan
- Periksa area bawah kendaraan secara berkala untuk mendeteksi adanya noda cairan pendingin.
- Waspadai kehilangan panas di kabin atau mesin yang overheat.
- Pastikan soket listrik yang digunakan memiliki pemutus sirkuit atau GFCI.
- Segera cabut sambungan listrik jika muncul bau terbakar atau asap.
- Hubungi dealer resmi Ford untuk informasi lebih lanjut serta jadwalkan pemeriksaan.
Dengan penarikan ini, Ford berharap dapat mencegah insiden kebakaran dan memastikan keselamatan konsumen. Meskipun penarikan dalam skala besar dapat menjadi beban, tindakan tersebut dinilai penting demi menjaga reputasi dan keamanan pengguna.
Secara keseluruhan, penarikan kembali Ford dan Lincoln ini menyoroti pentingnya pengawasan kualitas komponen kendaraan, terutama yang berhubungan dengan keselamatan. Konsumen diimbau untuk mengikuti instruksi dari produsen dan mengutamakan pemeriksaan di dealer resmi agar potensi bahaya dapat diminimalisir.







