Hyundai Stargazer X vs Mitsubishi Xpander Cross: Siapa Paling Irit BBM untuk Perjalanan Harian?

Hyundai Stargazer X dan Mitsubishi Xpander Cross menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga berbasis low MPV. Selain desain dan fitur, konsumsi bahan bakar menjadi faktor penting yang selalu dipertimbangkan pengguna ketika menentukan pilihan. Artikel ini membahas perbandingan efisiensi konsumsi BBM kedua model tersebut berdasarkan hasil pengujian dan data terpercaya.

Konsumsi BBM memegang peran utama dalam menentukan biaya operasional kendaraan sehari-hari. Mitsubishi Xpander Cross menunjukkan keunggulan pada penggunaan di perkotaan. Hal ini berkat fitur Auto Stop and Go yang secara otomatis menghentikan mesin saat kendaraan berhenti, sehingga menghemat bahan bakar, terutama dalam kondisi macet.

Sementara itu, Hyundai Stargazer X lebih unggul dalam perjalanan luar kota, terutama di jalan tol dengan kecepatan konstan. Meski pada pemakaian dalam kota konsumsi bahan bakarnya sedikit lebih boros dibandingkan Xpander Cross, kapasitas iritnya semakin terlihat di perjalanan jarak jauh.

Perbandingan Konsumsi BBM: Dalam Kota, Tol, dan Jarak Jauh

Berikut ringkasan hasil pengujian konsumsi BBM dari kedua mobil:

Kondisi Perjalanan Hyundai Stargazer X Mitsubishi Xpander Cross
Dalam Kota (km/liter) 13,8 14,7
Jalan Tol (km/liter) 18,0 17,9
Jarak Jauh Antar Kota (km/liter) 14,3 19,5

Mitsubishi Xpander Cross unggul untuk pemakaian dalam kota dan perjalanan jarak jauh antar provinsi. Di sisi lain, Hyundai Stargazer X lebih efisien di jalan tol dengan konsumsi 18 km/liter, unggul sedikit dari Xpander yang mencatat 17,9 km/liter.

Faktor gaya mengemudi, kondisi jalan, ukuran ban, dan penggunaan AC juga sangat memengaruhi angka konsumsi bahan bakar ini. Namun, data tersebut memberikan gambaran awal yang cukup jelas terkait efisiensi setiap model dalam berbagai kondisi.

Harga dan Pajak: Pertimbangan Tambahan

Diluar efisiensi BBM, harga mobil tentu menjadi aspek yang diperhitungkan. Hyundai Stargazer X varian Style dibanderol mulai Rp 347 juta hingga Rp 358 juta untuk varian tertinggi Prime. Harga bekas tahun 2023 sekitar Rp 230 juta sampai Rp 290 juta, sementara model 2024 tersedia dengan kisaran Rp 265 juta sampai Rp 395 juta.

Mitsubishi Xpander Cross hadir dengan dua varian utama, M/T dibanderol mulai Rp 350 juta sampai Rp 366 juta dan Premium CVT harganya Rp 378 juta hingga Rp 391 juta. Untuk mobil bekas, kisaran harga mulai Rp 190 juta hingga Rp 290 juta tergantung tahun dan kondisi.

Besaran pajak tahunan keduanya relatif serupa, berkisar antara Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta per tahun. Pajak ini tergantung dari tipe dan tahun kendaraan dan harus diperhatikan untuk perkiraan biaya kepemilikan mobil.

Tenaga dan Torsi Mesin

Hyundai Stargazer X menawarkan tenaga dan torsi yang lebih besar. Mesin Smartstream G1.5 MPI berkapasitas 1497 cc menghasilkan tenaga 115 PS pada 6300 rpm dan torsi maksimum 143,8 Nm pada 4500 rpm. Mitsubishi Xpander Cross dengan mesin MIVEC 1.5L 1499 cc menyediakan tenaga 105 PS pada 6000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4000 rpm.

Perbedaan tenaga dan torsi ini dapat mempengaruhi performa kendaraan di medan berbeda sekaligus berkontribusi terhadap efisiensi BBM.

Pemilihan antara Hyundai Stargazer X dan Mitsubishi Xpander Cross akhirnya bergantung pada kebutuhan penggunaan. Jika konsumsi dalam kota dan jarak jauh dengan efisiensi maksimal menjadi prioritas, Xpander Cross bisa menjadi pilihan tepat. Sementara bagi pengendara yang sering melintasi jalan tol panjang, Stargazer X menunjukkan efisiensi BBM yang sangat kompetitif. Data ini dapat membantu calon pembeli dalam mengambil keputusan yang tepat sesuai gaya berkendara dan kebutuhan perjalanan mereka.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button