
Nissan Gravite resmi dipersiapkan untuk diluncurkan sebagai model terbaru dalam strategi Nissan Motor di tahun 2026. MPV 7-seater ini ditargetkan masuk segmen mobil keluarga dengan harga terjangkau dan diharapkan dapat menjadi pesaing kuat bagi Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.
Gravite dibangun dengan platform CMF-A+, serupa dengan yang dipakai Renault Triber, namun Nissan menegaskan memiliki desain dan identitas tersendiri. Tampilan eksteriornya menonjolkan gril heksagonal hitam mengilap dengan aksen krom dan lampu LED yang menyambung, memberikan kesan modern dan tangguh.
Kabin Fleksibel untuk Keluarga
Ruang kabin Nissan Gravite didesain dengan tiga baris kursi yang dapat menampung hingga tujuh penumpang. Fleksibilitas kursi baris kedua dengan fungsi sliding dan reclining memudahkan akses ke baris ketiga. Konsol tengah bahkan dilengkapi pendingin, sebuah fitur langka di kelasnya, untuk menunjang kenyamanan perjalanan keluarga.
Kehadiran teknologi terkini juga disematkan melalui layar infotainment 8 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. Panel instrumen menggunakan cluster TFT digital 7 inci, dilengkapi wireless charging untuk perangkat pengemudi dan penumpang.
Performa dan Varian Mesin
Nissan Gravite mengandalkan mesin bensin 1.0 liter naturally aspirated yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 76 daya kuda dan torsi 95 Nm. Opsi transmisi yang tersedia adalah manual 5 percepatan dan Automated Manual Transmission (AMT). Agar lebih efisien, Nissan berencana menyuguhkan varian CNG yang menargetkan konsumen dengan kebutuhan efisiensi bahan bakar dan biaya operasional rendah.
Menurut sumber Auto Car India, harga Nissan Gravite diperkirakan akan berada pada kisaran INR 600 ribu hingga INR 900 ribu, atau setara Rp112 juta sampai Rp168 juta. Harga ini sangat kompetitif di segmen MPV keluarga yang menjadi pasar utama.
Strategi Pasar dan Produksi
Peluncuran Gravite menjadi langkah awal dari strategi baru Nissan di pasar India yang juga merencanakan debut SUV segmen C lima penumpang bernama Tekton pada Februari 2026, serta SUV tujuh penumpang yang akan menyusul pada 2027. Seluruh model diproduksi di fasilitas Renault-Nissan di Chennai, menegaskan India sebagai basis produksi global Nissan.
Sebagai bagian dari strateginya, Nissan menargetkan perluasan jaringan dealer dan layanan purnajual hingga 250 gerai di India pada tahun fiskal berikutnya. Hal ini untuk memastikan dukungan konsumen dan memastikan performa penjualan yang optimal.
Peluang Masuk Pasar Indonesia
Nissan Gravite memiliki potensi besar untuk masuk ke pasar Indonesia, yang memiliki segmen B-MPV sangat luas dan kompetitif. Di Tanah Air, mobil keluarga seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, dan Nissan Livina mendominasi kelas ini. Nissan saat ini mengandalkan Livina yang sudah lama tanpa penyegaran.
Gravite bisa menjadi opsi segar bagi Nissan untuk kembali meraih pasar MPV Indonesia dengan menawarkan desain modern, fitur lengkap, dan harga bersaing. Konfigurasi kursi fleksibel dan fitur kenyamanan seperti pendingin konsol tengah dan teknologi nirkabel bisa jadi nilai plus yang menarik minat keluarga Indonesia.
Posisi Nissan Gravite di Tengah Persaingan
Segmen MPV keluarga di Asia memang sangat kompetitif, dengan kebutuhan akan harga terjangkau, kabin luas, dan fitur yang mumpuni semakin meningkat. Dengan Gravite, Nissan ingin memberikan solusi yang tidak hanya hemat biaya tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan keluarga modern. Model ini diharapkan mampu meraih pangsa pasar yang signifikan dan memberikan pilihan baru bagi konsumen yang selama ini lebih condong ke Avanza atau Xpander.
Persaingan akan berlangsung ketat, namun Gravite hadir sebagai alternatif dengan kombinasi teknologi mutakhir dan nilai jual yang kompetitif, serta dukungan strategi produksi dan distribusi yang matang. Keberhasilan Nissan di pasar MPV keluarga akan bergantung pada respon konsumen di India dan potensi adaptasi konsep tersebut di pasar negara berkembang lain, termasuk Indonesia.
Peluncuran Nissan Gravite nantinya akan menjadi indikator penting bagi Nissan untuk merancang strategi jangka panjang di segmen mobil keluarga harga terjangkau. Model ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan yang relevan, efisien, dan disukai berbagai kalangan keluarga modern di pasar Asia.





