Toyota memastikan peluncuran sedan listrik flagship bZ7 akan berlangsung di China pada Maret 2026. Harga yang ditawarkan berada di kisaran 200 ribu yuan atau setara dengan Rp 480 jutaan.
Peluncuran ini menjadi langkah penting bagi Toyota dalam menghadirkan produk berbasis teknologi tinggi. Khususnya di pasar kendaraan listrik China yang sangat kompetitif dan terus berkembang pesat.
Desain dan Fitur Eksterior Modern
Toyota bZ7 hadir dengan desain fastback yang modern dan futuristik. Lampu siang hari berbentuk huruf C menjadi ciri khas depan mobil ini. Selain itu, bagian belakangnya dilengkapi lampu full-width yang menyambung, memberikan kesan lebar dan elegan.
Bagian atap mobil dibekali dengan roof lidar yang bekerja bersama 27 sensor. Sensor ini terdiri dari lima radar gelombang milimeter, 11 kamera, dan 10 radar ultrasonik. Struktur sensor tersebut mendukung sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS).
Sistem Bantuan Pengemudi Advanced
Teknologi ADAS pada Toyota bZ7 memakai Momenta R6 Flywheel AI model. Sistem ini memungkinkan menghadirkan fitur seperti Navigate on Autopilot (NOA) di kawasan perkotaan dan jalan tol. Selain itu, mobil ini juga menyediakan kemampuan parkir otomatis penuh dan parkir jarak jauh yang memudahkan pengemudi.
Chip Nvidia dipasang sebagai pusat pengolahan untuk fitur otonom pada mobil ini. Kombinasi teknologi AI dan perangkat keras tersebut menjadikan bZ7 salah satu kendaraan listrik terdepan dari sisi kecanggihan teknologi.
Performa dan Tenaga Mesin
Toyota bZ7 mengusung dua motor listrik yang dikembangkan dari sistem DriveONE buatan Huawei. Total tenaga maksimum kedua motor ini menghasilkan 207 kW atau setara 278 hp. Tenaga tersebut cukup untuk memberikan akselerasi responsif dan performa optimal di berbagai kondisi jalan.
Mobil ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) dari produsen ternama CATL. Pilihan kapasitas baterai disediakan dalam dua varian, yaitu 88,13 kWh dan 71,35 kWh.
Varian baterai terbesar mampu memberikan jangkauan hingga 710 km menurut siklus CLTC. Sementara varian dengan baterai lebih kecil bisa menempuh jarak sekitar 600 km. Kecepatan puncak Toyota bZ7 dibatasi hingga 180 km per jam, sesuai standar kendaraan listrik masa kini untuk efisiensi dan keselamatan.
Interior dan Teknologi Pintar Terintegrasi
Di dalam kabin, Toyota bZ7 dilengkapi dengan layar sentral 15,6 inci model floating dan panel instrumen berbasis LCD. Sistem operasi Huawei HarmonyOS 5.0 mengatur seluruh fitur hiburan dan kendali.
Fitur unggulan lainnya meliputi pengisian daya nirkabel 50 W untuk area depan dan belakang, lemari es mini di kabin, serta kemampuan kendali kendaraan melalui ponsel pintar. Sistem audio terdiri dari 23 speaker yang memberikan kualitas suara sangat baik.
Salah satu nilai jual utama bZ7 adalah integrasi dengan ekosistem pintar Xiaomi. Dengan konektivitas ini, mobil bisa terhubung dengan berbagai perangkat rumah pintar dan gadget Xiaomi. Pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan, karena semua peralatan bisa dikendalikan secara lebih mudah dan terpadu.
Dukungan dan Potensi Pasar EV China
Kolaborasi Toyota dengan GAC dan integrasi teknologi dari Huawei serta Xiaomi menunjukkan fokus kuat pada inovasi. Pasar kendaraan listrik di China memang merupakan yang terbesar dan paling dinamis di dunia.
Strategi memperkenalkan bZ7 dengan harga kompetitif serta fitur canggih dapat membuat Toyota memperoleh posisi kuat. Konsumen akan mendapatkan sedan listrik modern dengan performa tinggi dan teknologi pintar lengkap.
Model ini sekaligus menjadi bukti perkembangan mobil listrik yang makin menjanjikan. Dengan range menempuh jarak jauh, fitur otonom, dan konektivitas ekosistem pintar, Toyota bZ7 siap bersaing dengan deretan model EV lainnya di pasar China.
Informasi peluncuran yang telah dikonfirmasi tersebut menandai era baru bagi Toyota di segmen mobil listrik. Sampai saat ini, Toyota terus mengembangkan teknologi baru demi memenuhi kebutuhan konsumen dan tren otomotif masa depan.





