Grup FAW China mengumumkan pencapaian penting dalam teknologi kendaraan listrik. Merek premium mereka, Hongqi, berhasil memproduksi prototipe mobil pertama yang menggunakan baterai solid-state.
Prototipe tersebut adalah model Hongqi Tiangong06 yang sudah keluar dari lini produksi. Ini menandai langkah besar dari tahap riset di laboratorium ke uji coba langsung pada kendaraan nyata.
Inovasi Baterai Solid-State pada Hongqi Tiangong06
Prototipe ini menggunakan baterai solid-state dengan elektrolit berbasis sulfida. Konduktivitas ioniknya lebih dari 10 mS/cm, melampaui standar industri saat ini. Peningkatan konduktivitas ionik ini berarti baterai mampu memindahkan ion lebih efisien, yang berdampak langsung pada performa dan daya tahan baterai.
Sel baterai yang digunakan berkapasitas 66 Ah dengan kepadatan energi mencapai 380 Wh/kg. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan baterai lithium-ion cair yang umum dipakai, yang hanya memiliki kepadatan energi sekitar 180 hingga 250 Wh/kg.
Keamanan Baterai yang Lebih Unggul
Hongqi juga menonjolkan aspek keamanan baterai solid-state yang digunakan. Baterai ini telah lolos uji penyiksaan termal ekstrem hingga suhu 200 derajat Celsius tanpa mengalami risiko thermal runaway.
Thermal runaway adalah salah satu masalah utama pada baterai kendaraan listrik konvensional yang dapat menyebabkan kebakaran. Dengan teknologi ini, risiko tersebut dapat diminimalkan secara signifikan.
Langkah Pengembangan dan Produksi
Menurut roadmap dari Grup FAW, mereka akan fokus pada pengujian ketahanan dan keandalan baterai selama tahun 2026. Tes dilakukan dalam berbagai kondisi jalan, suhu, dan skenario pengisian daya.
Produksi skala kecil baterai solid-state direncanakan mulai akhir tahun 2027. Fase awal penerapan teknologi akan diarahkan ke sedan dan SUV flagship Hongqi.
Pada target jangka panjang, FAW berencana menyelesaikan kesiapan teknologi untuk produksi massal pada 2030. Selain itu, teknologi ini akan diperluas ke model kendaraan kelas menengah dan atas.
FAW juga menargetkan penurunan biaya produksi baterai solid-state hingga lebih dari 50 persen. Hal ini diharapkan meningkatkan daya saing kendaraan listrik produksi mereka di pasar global.
Keunggulan Baterai Solid-State Dibandingkan Baterai Konvensional
Baterai solid-state memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan masa depan kendaraan listrik. Berikut adalah beberapa kelebihan utama:
- Kepadatan Energi Lebih Tinggi
- Keamanan Lebih Baik karena Tidak Mengandung Elektrolit Cair
- Waktu Pengisian Daya Lebih Cepat
- Jarak Tempuh Kendaraan Lebih Panjang
- Bobot Baterai Lebih Ringan
- Umur Pakai Lebih Lama
Keunggulan ini memungkinkan kendaraan listrik berperforma lebih baik dan memiliki efisiensi yang lebih tinggi.
Dampak Terhadap Industri Otomotif
Kesuksesan Hongqi dalam mengembangkan baterai solid-state merupakan sinyal kuat bahwa teknologi ini akan menjadi standar baru dalam mobil listrik. Penerapan baterai jenis ini dapat mengubah paradigma efisiensi dan keselamatan di industri otomotif global.
FAW dan Hongqi juga memperlihatkan komitmen serius dalam mengakselerasi transisi ke kendaraan listrik dengan teknologi mutakhir. Strategi jangka panjang mereka untuk produksi massal menunjukkan kesiapan dan keyakinan dalam membawa kendaraan dengan baterai solid-state ke pasar secara luas.
Inovasi ini pun diharapkan mendorong persaingan teknologi baterai di pasar otomotif dunia, seiring meningkatnya tuntutan konsumen terhadap kendaraan listrik yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.





