Ford resmi melakukan penarikan kembali (recall) terhadap lebih dari 119.000 kendaraan di Amerika Serikat terkait risiko kebakaran akibat potensi korsleting pada pemanas blok mesin. Penarikan ini diumumkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dan mencakup model-model tertentu Ford dari beberapa tahun produksi.
Secara keseluruhan, Ford menarik lebih dari 300.000 unit kendaraan di wilayah Amerika Utara yang rentan terhadap masalah ini. Penarikan melibatkan model Ford Explorer produksi 2019 dan 2024, Ford Focus tahun 2016 hingga 2018, Ford Escape dari tahun 2013 sampai 2019, serta Lincoln MKC produksi 2015 sampai 2016. Semua kendaraan yang terdampak menggunakan mesin berkapasitas 2.0 liter.
Penyebab Risiko Kebakaran
Menurut dokumen resmi NHTSA, pemanas blok mesin pada kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi mengalami keretakan yang menyebabkan kebocoran cairan pendingin. Kebocoran ini bisa memicu korsleting listrik saat pemanas blok dipasang dan dihubungkan ke sumber listrik. Kondisi korsleting tersebut meningkatkan risiko terjadi kebakaran pada kendaraan.
Agensi keselamatan tersebut menegaskan bahwa risiko kebakaran hanya muncul saat pemanas blok mesin sedang dipasang dan menyalahkan kerusakan inti pada elemen pemanas mesin yang rentan. Konsumen yang membawa kendaraan dalam penarikan diminta untuk tidak menggunakan pemanas blok sampai perbaikan selesai dilakukan.
Gejala dan Tanda Masalah
NHTSA menjelaskan beberapa indikasi awal yang bisa menjadi tanda adanya masalah pada pemanas blok mesin, seperti munculnya bercak cairan pendingin di bawah kendaraan, berkurangnya panas kabin, mesin mengalami panas berlebih, serta munculnya peringatan level cairan pendingin yang rendah. Selain itu, kerusakan pada kabel listrik akibat panas bisa menimbulkan bau asap, yang merupakan tanda bahaya kebakaran.
Untuk memastikan kendaraannya terdampak atau tidak, pemilik mobil Ford dianjurkan memeriksa nomor identifikasi kendaraan (Vehicle Identification Number/ VIN) melalui situs resmi NHTSA. Ini penting sebagai langkah deteksi dini untuk keamanan.
Langkah Penanganan dari Ford
Ford sudah menginstruksikan para pemilik kendaraan yang terdampak agar tidak menggunakan pemanas blok mesin sebelum ada penggantian komponen yang bermasalah. Surat pemberitahuan awal akan mulai dikirim kepada konsumen mulai bulan Februari.
Ford menginformasikan sedang mengembangkan elemen pemanas blok mesin baru yang telah didesain ulang agar lebih aman. Begitu komponen baru tersedia, Ford akan menghubungi pelanggan untuk mengatur penggantian gratis di diler resmi.
Sebagai solusi sementara, Ford juga menawarkan alternatif bagi konsumen untuk menonaktifkan pemanas blok mesin. Dealer Ford akan melepas elemen pemanas yang bermasalah dan memasang penutup berulir secara cuma-cuma. Kabel pemanas yang dilepas tersebut akan disimpan sementara sampai komponen pengganti tersedia.
Data Insiden dan Tindakan Pencegahan
Ford melaporkan sampai awal Desember sudah menerima 12 laporan klaim kebakaran dari pemilik Ford Escape 2.0L yang mengaitkan masalah ini dengan pemanas blok mesin. Namun, sejauh ini tidak ada laporan kecelakaan atau cedera akibat gangguan tersebut.
Keamanan menjadi prioritas utama sehingga pengambilan langkah recall ini penting untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. Konsumen dianjurkan segera memeriksa kendaraannya bila memiliki model dan tahun produksi yang tercakup dalam penarikan ini. Kunjungan ke diler resmi Ford bisa memastikan kendaraan diperiksa dan diperbaiki tanpa biaya.
Daftar Model Kendaraan yang Dipanggil Ulang:
- Ford Explorer 2019 dan 2024
- Ford Focus 2016 – 2018
- Ford Escape 2013 – 2019
- Lincoln MKC 2015 – 2016
Setiap pemilik kendaraan dari daftar tersebut disarankan untuk segera memeriksa status recall dan menghubungi dealer Ford guna mendapatkan layanan perbaikan terbaik demi mencegah risiko kebakaran saat menggunakan pemanas blok mesin. Informasi resmi dapat diakses melalui website NHTSA dengan memasukkan nomor VIN kendaraan masing-masing.





