SUV Yijing Huawei-Dongfeng Sukses Uji Dingin, Debut Resmi di Auto China April 2026

SUV Yijing yang digarap bersama Huawei dan Dongfeng telah menuntaskan serangkaian uji coba musim dingin di wilayah utara China. Proses pengujian ini menjadi pembuktian ketangguhan SUV flagship tersebut dalam menghadapi suhu ekstrem yang mencapai minus 53 derajat Celcius.

Model terbaru ini akan mengusung sasis Huawei XMC Qiankun yang dikembangkan khusus untuk meningkatkan stabilitas dan performa kendaraan. Dalam pengujian, Yijing mampu menunjukkan kestabilannya di atas permukaan es dan salju, menandai kemampuan platform baru tersebut dalam kondisi berat.

Kolaborasi Strategis Huawei dan Dongfeng

Dongfeng, produsen otomotif milik negara dengan tiga sub-merek kendaraan energi baru, yaitu Nammi, Yipai, dan Voyah, melihat adanya celah pasar di antara segmen merek mereka. Untuk mengisi celah tersebut, Dongfeng bekerjasama dengan Huawei membentuk sub-merek kolaborasi bernama DH, yang kemudian dinamai Yijing.

Menurut keterangan resmi, prototipe SUV Yijing mulai keluar dari jalur produksi pada Desember 2025. Setelah perakitan selesai, kendaraan ini langsung diuji di lingkungan bersuhu ekstrem seperti Mohe dan Hulunbuir guna memastikan performa dalam kondisi cuaca berat.

Teknologi Huawei yang Terintegrasi

SUV Yijing tidak hanya mengandalkan sasis terbaru, tetapi juga dibekali dengan berbagai teknologi mutakhir dari Huawei. Sistem bantuan mengemudi (ADS) generasi terbaru dan kokpit dengan sistem operasi Harmony OS menjadi bagian dari ekosistem kendaraan ini.

Selain itu, kontrol kendaraan melalui platform Qiankun memungkinkan pengelolaan berbagai fungsi mobil secara terintegrasi. Fitur pencahayaan kabin dan solusi cloud juga disediakan Huawei, sementara Dongfeng bertanggung jawab untuk produksi massal.

Desain dan Spesifikasi Utama

Desain SUV Yijing mengarah ke tren crossover modern dengan garis atap datar, garis pinggang tinggi, serta pilar D yang sedikit miring. Lampu depan mengadopsi konfigurasi dua tingkat, dengan DRL ditempatkan di atas lampu utama untuk tampilan futuristik.

Fitur tambahan seperti pelek 10 palang, saluran masuk udara aktif, serta sensor LiDAR yang dipasang di atap dan spatbor depan menambah aspek fungsional dan keamanan. Ukuran kendaraan diperkirakan mencapai panjang sekitar 5,2 meter, sebanding dengan Li Auto L9.

Pada bagian spatbor belakang terdapat dua penutup kecil yang mengindikasikan kemungkinan penggunaan sistem plug-in hybrid (PHEV), menggabungkan bahan bakar konvensional dan pengisian daya listrik.

Target Pasar dan Perkiraan Harga

Yijing akan menjadi SUV unggulan pertama dengan konfigurasi enam tempat duduk yang menyasar segmen pasar menengah ke atas. Dengan posisi yang lebih rendah dari merek Voyah, harga SUV ini diperkirakan di bawah 350.000 yuan.

Harga tersebut membuat Yijing siap bersaing dengan produk pesaing lain seperti Geely Galaxy M9 dan BYD Tang 9 yang juga akan dirilis dalam waktu dekat. Untuk perbandingan, Voyah Taishan dipasarkan mulai 379.900 yuan atau sekitar Rp917 jutaan.

Jadwal Peluncuran dan Rencana Masa Depan

SUV ini dijadwalkan debut resmi pada pameran otomotif Beijing pada bulan April. Peluncuran tersebut akan menjadi momen penting bagi kolaborasi Dongfeng dan Huawei untuk mengenalkan kendaraan energi baru berteknologi tinggi kepada publik.

Ke depan, Yijing berencana meluncurkan model baru setiap tahun guna memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik dan hybrid China yang terus berkembang pesat. Kombinasi keunggulan teknologi Huawei dan pengalaman manufaktur Dongfeng menjanjikan inovasi produk yang kompetitif.

Terkait