Mitsubishi Siapkan Hatchback Listrik Futuristik Berbasis Foxtron Bria, Kolaborasi dengan Foxconn

Mitsubishi Motors tengah mempersiapkan peluncuran hatchback listrik berdesain futuristik hasil kolaborasi dengan Foxconn, perusahaan asal Taiwan yang terkenal sebagai produsen iPhone. Model ini akan diperkenalkan melalui merek Foxtron, anak perusahaan Foxconn yang fokus pada kendaraan listrik.

Foxtron Bria adalah hatchback listrik dengan desain modern karya rumah desain Italia, Pininfarina. Model ini didasarkan pada konsep Model B yang telah memasuki tahap produksi di Taiwan, memberikan sentuhan baru bagi portofolio Mitsubishi. Ukurannya cukup besar, yakni panjang 4.315 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.535 mm, lebih besar dari Volkswagen Golf dan sebanding dengan MG 4 EV.

Spesifikasi dan varian performa
Foxtron Bria memanfaatkan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh. Meskipun jarak tempuh resmi belum diumumkan, model ini hadir dalam tiga varian dengan konfigurasi motor listrik yang berbeda. Dua varian pertama, Elegant dan Emerge, menggunakan motor tunggal penggerak roda belakang dengan tenaga maksimum 229 HP dan mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 6,8 detik.

Varian tertinggi, Pioneer, dibekali motor ganda dengan sistem penggerak All Wheel Drive (AWD). Tenaga gabungan yang dihasilkan mencapai 400 HP dengan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu hanya 3,9 detik. Konfigurasi ini menegaskan komitmen menghadirkan performa tinggi pada hatchback listrik di kelasnya.

Strategi dan pasar sasaran
Meski mobil ini dipasarkan dengan merek Foxtron, Mitsubishi belum secara resmi mengonfirmasi apakah hatchback listrik ini akan diluncurkan dengan merek Mitsubishi di masa depan. Namun, analis memperkirakan Mitsubishi akan membawa spesifikasi dan teknologi Bria ke dalam produk EV baru mereka. Ini sesuai dengan strategi rebadging Mitsubishi yang sudah pernah dilakukan sebelumnya untuk mempercepat pengembangan produk dengan efisiensi biaya.

Australia menjadi target pasar utama untuk Foxtron Bria. Model ini telah menjalani uji jalan di kawasan Melbourne dengan penyesuaian pada sistem suspensi agar sesuai dengan karakter jalan lokal. Selain itu, Mitsubishi telah mengamankan hak merek dagang di Australia dengan nama ASX GT-e dan ASX VR-e, mengindikasikan kemungkinan penamaan model listrik baru tersebut menggunakan label Mitsubishi di wilayah tersebut.

Desain dan inovasi
Desain Foxtron Bria sangat berbeda dari produk Mitsubishi yang ada saat ini. Penampilan yang berani dan futuristik lahir dari sentuhan Pininfarina, sehingga memberikan identitas baru yang segar dan menarik. Model ini merupakan langkah pertama Foxconn memasuki dunia kendaraan listrik produksi massal setelah melibas segmen kontrak teknologi lainnya.

Kolaborasi antara Mitsubishi dan Foxconn memungkinkan kedua perusahaan memanfaatkan keahlian masing-masing. Mitsubishi memberikan pengalaman dan rekam jejak kuat di dunia otomotif, sedangkan Foxconn menyumbangkan teknologi manufaktur dan inovasi modern. Sinergi ini diharapkan mempercepat penetrasi kendaraan listrik tanpa birokrasi pengembangan yang lama dan mahal.

Kelebihan utama model hatchback listrik ini meliputi:

  1. Baterai LFP 57,5 kWh untuk kinerja stabil
  2. Tersedia tiga varian dengan pilihan penggerak belakang dan AWD
  3. Desain futuristik dari rumah desain ternama internasional
  4. Dimensi yang nyaman untuk pasar hatchback kompak
  5. Fokus pasar Australia dengan pengujian dan adaptasi lokal
  6. Pendekatan rebadging mempercepat waktu peluncuran dan efisiensi biaya

Mitsubishi bersama Foxconn siap membawa mobil listrik hatchback dengan identitas desain kuat dan performa menarik ke pasar. Pengembangan model ini menjadi bukti semakin seriusnya produsen otomotif Jepang merambah era elektrifikasi. Ke depan, kemunculan varian hatchback listrik tersebut kemungkinan akan memperkuat posisi Mitsubishi dalam persaingan global kendaraan ramah lingkungan.

Berita Terkait

Back to top button