Gotion High-tech memproyeksikan pendapatan bersihnya pada 2025 akan lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terjadi berkat keuntungan signifikan dari perubahan nilai kepemilikannya di Chery Auto pasca pencatatan saham Chery di Bursa Hong Kong.
Menurut pengumuman resmi, pendapatan bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham Gotion diperkirakan mencapai RMB 2,5 hingga 3 miliar, melonjak antara 107,16% hingga 148,59%. Lonjakan ini terutama didorong oleh keuntungan non-berulang sebesar sekitar RMB 1,7 miliar yang berasal dari nilai pasar saham Chery.
Chery Auto resmi melantai di Bursa Hong Kong pada 25 September, menandai penawaran umum perdana terbesar di sektor otomotif di bursa tersebut tahun lalu. Melalui IPO, Chery meraih dana sebesar HK$9,14 miliar dan memiliki kapitalisasi pasar saat ini sebesar HK$165 miliar.
Gotion memegang 1,66% saham Chery melalui salah satu anak perusahaannya. Selain sebagai pemegang saham minoritas, Gotion juga menjadi pemasok utama baterai untuk lini kendaraan listrik Chery, termasuk model premium seperti Sterra dan Fulwin.
Jika keuntungan non-berulang tersebut dikeluarkan, Gotion memproyeksikan pendapatan bersih 2025 berada di kisaran RMB 350 hingga 450 juta. Ini masih mencerminkan pertumbuhan tahunan signifikan antara 33,31% hingga 71,40%, yang mengindikasikan daya tarik bisnis inti perusahaan tetap kuat.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari permintaan yang meningkat pesat untuk kendaraan energi baru (NEV) dan penyimpanan energi. Produksi baterai lithium iron phosphate (LFP) generasi terbaru Gotion yang berenergi tinggi mencatat lonjakan penjualan, menjadikan perusahaan ini salah satu produsen baterai terbesar di China.
Data dari China Automotive Battery Innovation Alliance (CABIA) menunjukkan Gotion menduduki posisi keempat di pasar baterai kendaraan listrik China pada 2025 dengan pemasangan mencapai 43,44 GWh. Pangsa pasar mereka sebesar 5,65% meningkat 1,07 poin persen dibandingkan 2024.
Berikut adalah porsi pemasangan baterai kendaraan listrik teratas di China pada 2025 berdasarkan data CABIA:
1. CATL: 333,57 GWh (43,42%)
2. BYD: 165,77 GWh (21,58%)
3. CALB: 53,61 GWh (6,98%)
4. Gotion High-tech: 43,44 GWh (5,65%)
5. Eve Energy: 31,61 GWh (4,11%)
Posisi Gotion sebagai pemasok utama baterai untuk Chery memberikan sinergi strategis yang memperkuat pendapatan dan pengaruhnya di industri kendaraan listrik. Sebagai perusahaan baterai, fokus pada pengembangan produk berkinerja tinggi serta ekspansi kapasitas produksi menjadi kunci pertumbuhan jangka panjang.
Gotion juga menguntungkan dari tren kenaikan global terhadap solusi energi bersih dan dukungan kebijakan yang mendorong adopsi kendaraan listrik. Kombinasi investasi kepemilikan saham di Chery serta bisnis inti baterai membuat prospek keuangan Gotion semakin cerah di tengah persaingan industri energi baru.
Kinerja dan posisi pasar Gotion menggambarkan dinamika penting dalam ekosistem kendaraan listrik China. Perusahaan mempertahankan relevansi dengan inovasi baterai yang memenuhi kebutuhan kendaraan listrik masa depan serta memperkuat hubungan strategis dengan produsen otomotif utama.
Dengan meningkatnya permintaan baterai berkualitas tinggi dan peluang pasar kendaraan energi baru, Gotion diperkirakan akan terus tumbuh pesat seiring dengan agenda transisi energi global yang semakin mendukung teknologi rendah karbon.
Gotion kini menjadi salah satu aktor kunci yang patut diperhitungkan dalam persaingan industri baterai kendaraan listrik di kawasan tersebut.
