Penjualan varian Chery Omoda 5 GT AWD di Indonesia resmi dihentikan oleh PT Chery Motor Indonesia. Varian ini pertama kali diluncurkan pada akhir tahun lalu sebagai opsi SUV dengan penggerak semua roda (AWD) yang dijual dengan harga kompetitif di bawah Rp 500 juta. Namun, performa pasar varian ini ternyata kurang sesuai ekspektasi perusahaan.
Data resmi mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, total unit GT AWD yang terjual hanya sebanyak 17 unit. Meskipun angka ini mengalami kenaikan tipis di tahun berikutnya menjadi 33 unit, jumlah tersebut masih tergolong rendah sehingga tidak memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan produksi dan distribusi varian ini. Penjualan yang kurang menggembirakan inilah yang menjadi alasan utama penghentian varian GT AWD di pasar Indonesia.
Posisi GT AWD dalam Lini Produk Chery
Chery sebenarnya cukup agresif mengembangkan lini SUV di pasar Tanah Air. Selain seri Tiggo, mereka juga menghadirkan Omoda 5 sebagai model yang memperkaya pilihan konsumen. Varian GT AWD dirilis untuk menghadirkan mobil AWD dengan harga terjangkau yang cukup langka pada segmen SUV di kelas menengah. Dengan demikian, GT AWD seharusnya menjadi produk andalan yang menggaet konsumen baru.
Namun, kenyataannya varian ini kurang diminati pasar. Faktor-faktor seperti persaingan ketat di segmen SUV, preferensi konsumen yang lebih memilih mobil dengan konfigurasi penggerak roda depan, dan kurangnya kampanye pemasaran yang masif diduga berkontribusi terhadap rendahnya angka penjualan varian ini.
Persiapan Peluncuran Model Baru
Penghentian penjualan GT AWD diduga berkaitan erat dengan persiapan peluncuran model baru dari Chery, yaitu C5 CSH. Model ini dijadwalkan debut di Indonesia pada ajang IIMS mendatang dan akan menjadi salah satu kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) di pasar nasional. C5 CSH diposisikan sebagai SUV dengan teknologi lebih modern yang berada di atas Tiggo Cross CSH dalam hierarki produk Chery.
Meski belum ada konfirmasi resmi, penghentian GT AWD kemungkinan menjadi langkah strategis untuk memberikan ruang bagi peluncuran C5 CSH agar dapat fokus diserap pasar tanpa tumpang tindih produk. Langkah ini juga memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sumber daya dan pelayanan purna jual untuk model baru tersebut.
Kondisi Omoda 5 Secara Keseluruhan
Meskipun varian GT AWD sudah dihentikan, lini Omoda 5 secara keseluruhan tetap dipertahankan dan masih dijual di Indonesia. Penambahan varian baru dan penyegaran model dilakukan secara berkala untuk menjaga daya tarik produk kepada konsumen. Kombinasi ini membantu Chery tetap kompetitif di segmen SUV yang sangat dinamis.
Dari sisi harga dan fitur, Omoda 5 masih menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV bergaya modern dengan harga yang relatif terjangkau. Perusahaan juga aktif melakukan pemasaran dan pengembangan jaringan dealer agar akses layanan lebih merata dan memuaskan pelanggan.
Fakta Penting mengenai Penghentian Penjualan GT AWD:
- Varian GT AWD diluncurkan akhir tahun lalu dengan harga kurang dari Rp 500 juta.
- Penjualan sepanjang 2024 hanya mencapai 17 unit dan meningkat menjadi 33 unit di tahun berikutnya.
- Penjualan rendah menjadi alasan utama penghentian varian ini di pasar Indonesia.
- Terkait peluncuran model baru HEV C5 CSH di IIMS yang kemungkinan menggantikan posisi GT AWD.
- Lini Omoda 5 tetap dijual dan dikembangkan dengan varian lain yang lebih diminati pasar.
Dengan adanya perubahan strategi produk seperti penghentian GT AWD, Chery menunjukkan langkah adaptif terhadap dinamika pasar otomotif di Indonesia. Merek ini terus berupaya mengembangkan produk yang sesuai dengan tren dan kebutuhan konsumen, terutama dalam era pergeseran menuju kendaraan ramah lingkungan dan teknologi hybrid yang kian populer. Meski varian tertentu dihentikan, keberadaan Omoda 5 dan prospek model baru tetap menjadi salah satu daya tarik utama brand asal China ini di pasar nasional.






