
Persaingan di segmen kendaraan niaga semakin ketat dengan hadirnya Farizon SV yang mengusung tenaga listrik. Mobil van ini menantang Toyota Hiace yang masih mengandalkan mesin diesel konvensional. Konsumen kini dihadapkan pada pilihan antara teknologi ramah lingkungan dan performa diesel yang telah teruji.
Farizon SV dibekali motor listrik dengan tenaga maksimal 170 kW atau setara 228 dk. Torsi puncaknya mencapai 336 Nm, memberikan akselerasi yang responsif. Baterainya berkapasitas 82,8 kWh dari Gotion, mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam satu kali pengisian penuh. Keunggulan lain, Farizon SV mendukung pengisian daya cepat dengan teknologi ultra fast charging CCS2. Pengisian baterai dari 20% hingga 80% hanya memakan waktu 36 menit menggunakan colokan DC 140 kW, sangat efisien untuk aktivitas operasional harian.
Spesifikasi Mesin Toyota Hiace
Toyota Hiace hadir dengan dua varian mesin diesel, yakni Hiace Premio dan Hiace Commuter. Hiace Premio menggunakan mesin 1GD-FTV berkapasitas 2.755 cc yang mampu menghasilkan tenaga 176,8 PS (174,3 dk) pada 3.400 rpm. Torsi maksimal mencapai 419 Nm pada rentang 1.400-2.600 rpm. Mesin ini sudah mengadopsi standar emisi Euro4, guna mengurangi polusi udara.
Sementara itu, Hiace Commuter menggunakan mesin 1KD-FTV berkapasitas 2.982 cc. Tenaga yang dihasilkan sebesar 136 PS (134 dk) pada 3.400 rpm dengan torsi puncak 300 Nm pada 1.200-2.400 rpm. Kedua varian Hiace memiliki kapasitas tangki bahan bakar sebesar 70 liter, memberikan keleluasaan jarak tempuh sebelum pengisian ulang.
Fitur Keamanan dan Kenyamanan
Farizon SV menawarkan sejumlah fitur modern yang meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Desain tanpa pilar B pada mobil ini memberikan ruang kabin yang lebih lega dan pandangan yang lebih luas bagi pengemudi. Pintu belakang tipe barn door memudahkan akses pengambilan barang. Panel headunit berukuran 12 inci didukung Android Auto dan Apple CarPlay memudahkan konektivitas perangkat pintar. Sistem electronic parking brake dengan auto hold meningkatkan kemudahan parkir. Fitur keselamatan didukung ABS dengan EBD atau CBC, TPMS, serta automatic door locking. Paket ADAS pada Farizon SV menawarkan 30 fitur keselamatan canggih, termasuk peringatan tabrakan dan kontrol jelajah.
Toyota Hiace juga dilengkapi fitur keselamatan standar seperti anti-lock braking system (ABS) dengan brake assist dan dual SRS airbag di kursi depan. Keamanan penumpang terjaga lewat three point seatbelt dan adanya USB port di setiap baris kursi demi menambah kenyamanan selama perjalanan.
Harga dan Posisi Pasar
Secara harga, Farizon SV dibanderol Rp 698 juta, sedikit lebih mahal dibandingkan Toyota Hiace Premio yang dipasarkan Rp 678,8 juta. Sementara Hiace Commuter memiliki harga lebih terjangkau yakni Rp 575,4 juta. Perbedaan harga ini mencerminkan teknologi ramah lingkungan yang diusung Farizon SV dan fitur keselamatan modern yang lengkap.
Berikut perbandingan harga kedua van niaga tersebut:
- Toyota Hiace Commuter: Rp 575.400.000
- Toyota Hiace Premio: Rp 678.800.000
- Farizon SV: Rp 698.000.000
Dengan biaya lebih tinggi, Farizon SV menawarkan teknologi baterai dan motor listrik modern yang jauh lebih hemat dari sisi operasional. Sebaliknya, Toyota Hiace masih mengandalkan mesin diesel yang terkenal kuat dan efisien untuk berbagai kebutuhan transportasi.
Kehadiran Farizon SV membuka alternatif baru bagi pelaku bisnis yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan jangkauan cukup jauh dan waktu pengisian cepat. Toyota Hiace tetap menjadi pilihan utama berkat keandalannya dan jaringan layanan purna jual yang luas. Perbandingan spesifikasi dan fitur ini menjadi poin penting dalam pengambilan keputusan bagi konsumen kendaraan niaga di Indonesia.





