Penjualan Xiaomi SU7 Ultra Anjlok Drastis dari Ribuan ke 45 Unit Desember 2026, Ini Sebabnya

Penjualan Xiaomi SU7 Ultra mengalami penurunan drastis pada akhir tahun ini. Data dari platform otomotif Dongchedi mengungkapkan, SU7 Ultra hanya terjual sebanyak 45 unit di Desember lalu. Angka ini sangat jauh menurun dari pencapaian puncaknya pada Maret, yang mencapai 3.101 unit.

Selama periode Maret hingga Agustus, penjualan mobil listrik performa tinggi ini tergolong stabil dengan volume antara 2.000 hingga 3.000 unit per bulan. Namun, sejak September, tren penjualan berubah secara tajam. Pada bulan tersebut, hanya 488 unit yang terjual. Selanjutnya penjualan terus turun menjadi 130 unit di Oktober dan kurang dari 100 unit di November.

Faktor Penurunan Penjualan

Penurunan penjualan ini diduga dipengaruhi oleh sejumlah kontroversi yang menyelimuti SU7 Ultra. Beberapa isu yang mencuat antara lain dugaan iklan menyesatkan, kewajiban pembayaran di muka yang dinilai memberatkan konsumen, serta laporan soal pintu kendaraan yang gagal terbuka setelah kecelakaan. Isu-isu ini diyakini berkontribusi menurunkan minat pembeli terhadap SU7 Ultra.

Di sisi lain, performa model Xiaomi lain justru menunjukkan tren yang positif. Pada Desember, Xiaomi SU7 reguler berhasil menjual 11.123 unit, sedangkan Xiaomi YU7 bahkan mencatatkan penjualan lebih dari 39.000 unit. Hal ini menandakan konsumen lebih memilih produk dari lini utama Xiaomi, dibandingkan varian niche performa tinggi SU7 Ultra.

Rekapitulasi Penjualan Xiaomi SU7 Ultra

BulanPenjualan Unit
Maret3.101
April-Agustus2.000-3.000
September488
Oktober130
November< 100
Desember45

Mobil ini diluncurkan secara resmi pada akhir Februari dengan harga 529.900 yuan. SU7 Ultra mengusung konfigurasi tiga motor yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 1.548 hp. Akselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 1,98 detik dan kecepatan maksimum hingga 350 km/jam menempatkan mobil ini di kelas performa tinggi.

Secara kumulatif, penjualan SU7 Ultra telah melampaui 10.000 unit, sesuai target awal yang ditetapkan oleh pendiri Xiaomi, Lei Jun. Namun, mayoritas penjualan terlaksana di paruh pertama tahun dengan total sekitar 7.000 unit, sementara semester kedua hanya menghasilkan sekitar 3.000 unit.

Posisi Xiaomi dalam Industri Otomotif Energi Baru

Meski penjualan SU7 Ultra menurun, Xiaomi Auto mencatatkan pencapaian positif secara keseluruhan. Berdasarkan data dari China Passenger Car Association, Xiaomi Auto masuk dalam 10 besar produsen kendaraan energi baru dengan total penjualan mencapai 411.837 unit sepanjang tahun. Capaian ini meningkat signifikan 200,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lei Jun menargetkan pertumbuhan lebih agresif pada tahun depan, dengan target penjualan mencapai 550.000 unit. Strategi Xiaomi Auto kini lebih berfokus pada kendaraan keluarga bersegmen massal. SU7 Ultra sendiri diposisikan sebagai model niche untuk pasar performa tinggi yang terbatas.

Penurunan drastis penjualan Xiaomi SU7 Ultra menunjukkan tantangan besar di segmen kendaraan listrik performa tinggi. Kendati demikian, pertumbuhan pasar kendaraan listrik secara umum tetap menjanjikan bagi perusahaan. Xiaomi harus mampu mengelola isu yang ada agar dapat mempertahankan kepercayaan konsumen terhadap produk flagshipnya yang lain.

Terkait