Mitsubishi berencana menghidupkan kembali nama Pajero dengan menghadirkan model baru yang diperkirakan meluncur di Australia pada akhir tahun 2026 atau awal 2027. Rencana ini menandai berakhirnya penggunaan nama Pajero Sport yang selama ini dikenal sebagai varian SUV menengah dalam jajaran Mitsubishi.
Model baru ini dipastikan hanya menggunakan nama "Pajero" tanpa embel-embel "Sport". Kabar tersebut juga mengindikasikan bahwa penamaan "Montero" di beberapa pasar tertentu akan tetap dilanjutkan seperti selama ini. Data dari Thedrive.co.au mengungkap bahwa Pajero versi anyar akan diproduksi di Thailand dan mengadopsi sasis tangga yang sebelumnya tidak digunakan oleh generasi terakhir Pajero.
Perubahan Konsep dan Basis Mekanik
All New Pajero ini dilaporkan akan berbagi banyak komponen dengan model pikap Mitsubishi terbaru, Triton. Mulai dari struktur sasis, mesin, hingga transmisi menggunakan platform yang sama. Langkah ini berlawanan dengan model Pajero sebelumnya yang memakai konstruksi monokok dengan suspensi independent di semua roda.
Struktur sasis tangga yang klasik ini sebenarnya pernah digunakan pada generasi awal Pajero, khususnya generasi kedua di awal 2000-an. Dengan kata lain, Mitsubishi seperti menggabungkan teknologi lama dalam balutan desain baru untuk menghadirkan SUV tangguh yang lebih praktis. Pendekatan ini berpotensi meningkatkan kemampuan off-road dan daya tahan kendaraan, sejalan dengan karakter SUV tradisional yang kuat.
Evolusi Nama Pajero dalam Sejarah Mitsubishi
Nama Pajero sendiri telah lama menjadi identitas global Mitsubishi di segmen SUV. Selain Pajero, Mitsubishi juga mengembangkan varian-varian lain seperti Pajero Mini, Pajero iO, Pajero Junior, hingga Pajero Sport. Dari jajaran tersebut, hanya Pajero Sport yang merupakan turunan dari platform Triton/L200 pikap.
Pajero Sport menempati posisi di bawah Pajero Full Size dan menyasar pasar yang lebih spesifik, terutama di Asia dan Australia. Meski sempat masuk pasar Eropa dan Australia, Pajero Sport tidak pernah resmi diekspor ke Amerika Utara. Kini, dengan penggantian nama tersebut, Mitsubishi tampak menyederhanakan portofolio SUV-nya dengan menghilangkan embel-embel "Sport".
Pasar dan Segmentasi
Dari sisi pasar, kehadiran All New Pajero akan menyesuaikan tren konsumen yang mengedepankan kendaraan SUV dengan kemampuan off-road mumpuni dan desain yang lebih modern. Posisi Pajero sebagai SUV global memungkinkan model baru ini dipasarkan secara luas, meskipun pengumuman resmi terkait pasar global masih menunggu kepastian.
Berbeda dengan Pajero Sport yang lebih menonjol di segmen SUV menengah, Pajero akan berdiri sebagai SUV full size dengan karakter kuat. Rencana ini menunjukkan bahwa Mitsubishi ingin mengembalikan kejayaan Pajero sebagai simbol kendaraan SUV tangguh yang ikonik.
Pertanyaan Mengenai Visi dan Strategi Mitsubishi
Peralihan dari Pajero Sport ke nama Pajero tanpa embel-embel menimbulkan spekulasi apakah Mitsubishi mengadopsi visi baru dalam pengembangan SUV-nya. Kembalinya penggunaan sasis tangga memberikan kesan "mundur" dalam teknologi, namun juga menandai fokus baru pada daya tahan dan kemampuan off-road.
Menurut NHK World, model baru ini akan mengambil banyak aspek teknis dari Triton, yang dapat membantu efisiensi produksi dan pengembangan. Namun, apakah ini merupakan strategi jangka panjang Mitsubishi untuk menyatukan lini produk SUV dan pikap, atau hanya langkah adaptasi pasar, masih perlu pemantauan lebih lanjut.
Ringkasan Fitur dan Fakta Penting
- Nama Pajero Sport akan digantikan dengan nama Pajero saja.
- Pajero baru akan menggunakan sasis tangga, berbeda dengan Pajero generasi terakhir yang memakai monokok.
- Model ini akan berbagi platform dengan Mitsubishi Triton/L200, termasuk mesin dan transmisi.
- Produksi direncanakan di Thailand dengan peluncuran di Australia akhir 2026 atau awal 2027.
- Penamaan Montero tetap dipakai di beberapa pasar tertentu.
- Pajero menyasar segmen SUV full size dengan kemampuan off-road yang ditingkatkan.
- Rencana ini dapat menandai penyederhanaan lini produk Mitsubishi di segmen SUV.
Dengan segala perubahan dan strategi yang dimatangkan, masa depan Pajero dan kehadiran model baru ini berpotensi menarik perhatian para penggemar SUV dan konsumen global. Keputusan menggantikan Pajero Sport dengan Pajero dan fokus pada sasis tangga menegaskan posisi Mitsubishi dalam segmen SUV yang mengedepankan ketangguhan dan keandalan. Perkembangan lebih lanjut akan menentukan respons pasar dan dampak strategi ini terhadap citra merek Mitsubishi di masa yang akan datang.





