Toyota dan Daihatsu Luncurkan Kei Car Listrik di Jepang, Harga Mulai Rp339 Juta, Tidak Murah!

Author: Qoo Media

Toyota dan Daihatsu resmi meluncurkan kei car listrik di pasar Jepang. Meski masuk dalam kategori mobil mungil yang dikenal hemat bahan bakar, harga kedua kendaraan ini tergolong tinggi.

Kolaborasi Toyota, Daihatsu, dan Suzuki telah menghasilkan beberapa model kei car listrik, termasuk Toyota Pixis Van BEV, Daihatsu e-Hijet Cargo, dan Daihatsu e-Atrai RS. Model ini mengikuti jejak Suzuki dengan e-Every, yang sudah lebih dulu hadir di pasar.

Secara desain, kei car listrik ini hampir tidak berbeda dengan versi mesin konvensional. Perbedaan utama terletak pada penempatan port pengisian daya di bagian belakang bumper depan. Logo merek menjadi pembeda kecil antara Daihatsu dan Toyota.

Daihatsu e-Atrai RS menawarkan keunggulan tambahan berupa kursi penumpang, menjadikannya varian lebih eksklusif. Interior mobil dilengkapi fitur modern seperti kursi depan berpemanas, AC otomatis, port USB, dan stopkontak AC 100V untuk perangkat elektronik.

Fitur keselamatan juga disematkan melalui sistem Smart Assist. Ruang kargo mobil ini cukup luas dengan kapasitas beban hingga 350 kilogram, menunjang kebutuhan angkut barang bagi konsumen.

Kei car listrik ini memakai platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Motor listrik tunggal yang digunakan disebut e-axle dengan tenaga maksimal 63 hp dan torsi 126 Nm. Tenaga ini sebanding dengan mesin bensin 660 cc 3-silinder plus tambahan torsi 35 Nm.

Mobil menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh. Produsen mengklaim jarak tempuh setelah pengisian penuh mencapai 257 km. Jarak ini 57 km lebih jauh dari target awal dan unggul 12 km dibanding kompetitor Honda N-Van e:.

Pengisian daya full memakai charger standar 6 kW membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Fitur pengisian cepat 50 kW memungkinkan baterai terisi 80 persen dalam 50 menit. Keunggulan lain adalah teknologi Vehicle-to-Home (V2H) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik di rumah.

Namun, harga mobil tidak masuk kategori ramah anggaran. Toyota Pixis Van BEV dan Daihatsu e-Hijet Cargo dijual mulai 3.146.000 yen. Sedangkan Daihatsu e-Atrai RS dibanderol lebih tinggi yaitu 3.465.000 yen.

Harga tersebut jauh lebih mahal dibandingkan versi mesin bensin yang dimulai pada 1.100.000 yen. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi listrik di segmen kei car masih dianggap produk premium.

Berikut harga secara ringkas:

1. Toyota Pixis Van BEV: mulai 3.146.000 yen
2. Daihatsu e-Hijet Cargo: mulai 3.146.000 yen
3. Daihatsu e-Atrai RS: mulai 3.465.000 yen
4. Versi bensin (dari): 1.100.000 yen

Peluncuran kei car listrik ini menandai langkah penting bagi pasar otomotif Jepang. Meski harga masih tinggi, inovasi di segmen kendaraan kecil bertenaga listrik ini dapat menjadi indikator perkembangan mobilitas ramah lingkungan di masa depan.

Penggunaan platform bersama dan teknologi mutakhir seperti e-axle serta V2H menegaskan fokus pengembangan kendaraan yang efisien serta multifungsi. Model-model ini diharapkan menarik konsumen yang mencari kendaraan praktis sekaligus berkelanjutan.

Langkah Toyota, Daihatsu, dan Suzuki menunjukan sinergi industri otomotif dalam menghadapi tren global elektrifikasi kendaraan. Dengan teknologi lebih canggih dan fitur lengkap, kei car listrik ini menawarkan alternatif baru di pasar mobil kecil Jepang.

Terbaru