Xpeng, produsen kendaraan listrik asal China, melakukan restrukturisasi signifikan untuk memperkuat fokusnya pada kecerdasan buatan (AI). Dalam langkah terbarunya, Xpeng menggabungkan dua departemen utama yaitu pusat pengembangan mengemudi otonom dan pusat kokpit cerdas menjadi satu entitas baru bernama pusat kecerdasan umum. Penggabungan ini bertujuan untuk mengonsolidasikan sumber daya AI dan mempercepat inovasi teknologi dalam kendaraan elektrifikasinya.
Pusat kecerdasan umum ini dipimpin oleh Liu Xianming, seorang ahli AI yang sebelumnya memimpin pusat mengemudi otonom Xpeng. Liu kini melapor langsung kepada Ketua dan CEO perusahaan, He Xiaopeng. Perubahan besar ini menegaskan ambisi Xpeng sebagai perusahaan yang menempatkan teknologi AI sebagai inti dari strategi bisnis dan pengembangannya.
Profil Liu Xianming dan Peran Baru
Liu Xianming merupakan sosok kunci dalam transformasi teknologi Xpeng. Ia meraih gelar doktor di bidang Electrical and Computer Engineering dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2016. Sebelum bergabung dengan Xpeng pada Maret 2024 sebagai kepala tim AI, Liu memiliki pengalaman riset mendalam di Meta dan Cruise – divisi mengemudi otonom General Motors – yang fokus pada pembelajaran mesin dan penglihatan komputer.
Pada Oktober 2025, Liu menggantikan Li Liyun sebagai kepala pusat mengemudi otonom, dan kini dengan restrukturisasi ini, ia memimpin satu pusat AI yang mengintegrasikan teknologi mengemudi otonom, kokpit cerdas, hingga robotika. Peran ini merupakan peningkatan signifikan dalam tanggung jawab dan pengaruhnya di perusahaan.
Struktur Pusat Kecerdasan Umum Xpeng
Pusat kecerdasan umum yang baru dibentuk hadir sebagai unit AI komprehensif yang menggabungkan berbagai bidang teknologi. Menurut laporan media lokal LatePost, struktur internal pusat ini akan terdiri dari beberapa unit fokus sebagai berikut:
- Model Dasar (Foundational Models)
- Platform Infrastruktur
- Platform Berbasis Pengiriman (Delivery Platform)
- Kualitas Produk dan Proyek
Dengan struktur tersebut, pusat ini menyediakan fondasi teknologi AI berupa platform tengah yang mendukung berbagai aplikasi, termasuk mengemudi pintar, kokpit pintar, dan pengembangan robotika.
Dampak Restrukturisasi pada Strategi AI Xpeng
Penggabungan dua pusat utama ini juga menandai sentralisasi sumber daya AI di Xpeng. Sebelumnya, kepala pusat kokpit cerdas, Wei Bin, sudah mengambil cuti, membuat penggabungan ini semakin strategis dalam menyatukan tim dan teknologi yang selama ini berjalan terpisah. Wei Bin sebelumnya dikenal sebagai direktur produk di Gaode Map sebelum bergabung dengan Xpeng.
Dengan platform teknologi tengah yang terintegrasi, Xpeng mampu mendukung berbagai lini bisnisnya, mulai dari sistem mengemudi otonom, fitur-fitur kokpit cerdas hingga pengembangan produk di ranah robotika. Ini sekaligus menempatkan AI sebagai kemampuan inti dalam pengembangan perangkat lunak dan inovasi produk Xpeng.
AI sebagai Penggerak Utama dalam Industri Otomotif
Langkah Xpeng mencerminkan tren global di industri otomotif, di mana AI tidak hanya menjadi alat pendukung tetapi juga pengubah paradigma dalam pengembangan kendaraan. Perusahaan-perusahaan otomotif kini menata ulang struktur organisasinya untuk lebih berfokus pada riset dan aplikasi AI, menjadikan teknologi ini sebagai pusat penggerak inovasi produk dan layanan.
Sebagai bagian dari visi menjadi "perusahaan kecerdasan terwujud global," langkah restrukturisasi Xpeng ini menunjukkan bagaimana perusahaan menyelaraskan sumber daya manusia, teknologi, dan organisasinya demi memantapkan posisi di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Secara keseluruhan, restrukturisasi Xpeng dengan pengangkatan Liu Xianming ke posisi lebih strategis dan penggabungan pusat AI utama merupakan bukti nyata bahwa kecerdasan buatan menjadi pondasi utama dalam menjawab tantangan teknologi transportasi modern. Hal ini sekaligus menjadi indikator penting bagaimana perusahaan otomotif China semakin serius dalam mengembangkan kendaraan otonom dan kokpit cerdas berbasis AI di era kendaraan listrik.







