Changan Siap Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026 Meski Tanpa Insentif Mobil Listrik

Author: Qoo Media

Changan Indonesia terus menggenjot ekspansi di pasar kendaraan listrik nasional meskipun insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil listrik dicabut. Perusahaan berencana membuka 20 dealer baru pada tahun depan sebagai bagian dari target 100 dealer hingga tahun 2030. Langkah ini menunjukkan komitmen Changan dalam memperkuat kehadirannya di Indonesia sekaligus memudahkan akses bagi konsumen terhadap kendaraan listrik.

Pendirian dealer baru kini sedang melalui tahap seleksi internal dan diperkirakan akan tersebar di berbagai kota besar. Saat ini, Changan telah memiliki tiga dealer resmi di wilayah Jabodetabek, yakni di Pantai Indah Kapuk (PIK), Bintaro, dan Cawang (MT. Haryono). Dealer di PIK dan Bintaro berformat 3S (Sales, Service, Sparepart) memberikan layanan lengkap bagi pelanggan. Sedangkan dealer di MT. Haryono memanfaatkan fasilitas bengkel dan gudang suku cadang yang berlokasi di kawasan Halim, Jakarta Timur.

Ketua CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menegaskan bahwa pihaknya fokus menyasar konsumen muda yang dinamis dan melek teknologi. Strategi ini sudah menunjukkan hasil positif dengan penjualan yang mulai berlangsung. Pada bulan Januari, 20 unit Deepal S07 telah terpesan dan sedang dalam proses pengiriman. Model Lumin juga mencatat pemesanan sebanyak 50 unit, menandakan antusiasme cukup tinggi terhadap produk baru Changan ini.

Meskipun insentif PPnBM untuk mobil listrik sudah dicabut, Changan optimis harga yang berpotensi naik tidak akan menghambat penjualan. Setiawan menegaskan bahwa perusahaan tetap akan mendorong kehadiran mobil listrik melalui inovasi produk dan perluasan jaringan dealer. Optimisme ini juga didukung dengan persiapan peluncuran produk baru pada pameran otomotif bergengsi IIMS mendatang.

Strategi Pengembangan Dealer dan Layanan

  1. Membuka 20 dealer baru pada tahun depan di sejumlah kota utama.
  2. Memperkuat jaringan dengan layanan 3S (Sales, Service, Sparepart) di lokasi strategis.
  3. Bermitra dengan PT Wahana Wirawan dari Indomobil Group untuk operasional dealer.
  4. Membangun ekosistem kendaraan listrik yang siap memenuhi kebutuhan layanan purna jual.
  5. Memanfaatkan fasilitas bengkel dan gudang suku cadang terpadu di kawasan Halim.

Changan membidik konsumen yang membutuhkan kendaraan berteknologi tinggi dan hemat energi, menghadirkan pilihan mobil listrik yang kompetitif. Penjualan yang sudah berjalan pada awal tahun menjadi bukti penerimaan pasar terhadap merek asal China ini.

Kehadiran produk baru pada event IIMS nanti diharapkan dapat meningkatkan minat pelanggan sekaligus memperluas portofolio kendaraan yang tersedia. Peluncuran ini dijadwalkan pada periode 5 hingga 15 Februari, dimana Changan berencana untuk memperkenalkan satu model baru yang belum diungkap lebih rinci.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Changan untuk mengakselerasi penetrasi mobil listrik di Indonesia, meskipun di tengah perubahan kebijakan insentif pemerintah. Pengembangan jaringan dealer yang kuat, layanan purna jual yang lengkap, dan jajaran produk menarik menjadi kunci dalam menjaga daya saing mereka ke depan.

Dengan demikian, meskipun tanpa adanya insentif pajak, Changan tetap optimis mobil listriknya dapat diterima luas oleh masyarakat Indonesia. Fokus pada segmen konsumen muda dan pertumbuhan jaringan dealer diyakini jadi pondasi yang kuat untuk memperluas pangsa pasar kendaraan listrik di tanah air.

Terbaru