Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi Setelah Ditabrak BMW, Simak Spesifikasi Lengkapnya

Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil Jetour T2 dan BMW terjadi di Tol Jagorawi tepatnya di KM 31 B. Peristiwa ini menimbulkan kebakaran hebat pada Jetour T2 hingga mobil tersebut hangus terbakar. Kejadian tersebut terekam kamera dan cepat menyebar di media sosial, menarik perhatian publik.

Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 22.27 WIB di mana mobil Jetour T2 bernomor polisi B 1934 AZQ dikemudikan oleh M Raza Al Zahra Nugraha, seorang mahasiswa berusia 25 tahun. Kendaraan BMW bernomor polisi B 2904 PBU dikemudikan oleh Dumas Prasetya, mahasiswa berusia 22 tahun. Selain Raza, korban lainnya adalah Indria Rahman (24 tahun).

Kronologi Kecelakaan Tol Jagorawi
Menurut penjelasan Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, dua kendaraan tersebut sama-sama melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Jetour T2 berjalan di bahu jalan sebelah kiri sementara BMW ingin menyalip dari bahu kiri tersebut. BMW menabrak sisi kanan Jetour T2 yang menyebabkan mobil tersebut terpental ke kiri dan menabrak guardrail. Setelah tabrakan, Jetour T2 langsung terbakar. Posisi akhir Jetour T2 berada di antara lajur 1 dan bahu kiri dengan posisi menghadap serong selatan, sementara BMW tetap berada di lajur 2 menghadap utara.

Spesifikasi dan Fitur Lengkap Jetour T2
Jetour T2 adalah SUV yang membawa konsep Rugged Adventure dengan ukuran dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.880 mm. Jarak sumbu roda mencapai 2.800 mm, memberikan keseimbangan antara ruang kabin dan kestabilan saat berkendara.

Desain eksterior Jetour T2 menonjolkan siluet boxy dengan grille khas yang memberikan kesan maskulin dan tegas. Velg unik dan garis bodi yang tajam berpadu dengan pencahayaan futuristik menambah kesan modern pada mobil ini. Struktur bodi mengusung Hardtop Cage Body dengan 80% menggunakan baja berkekuatan tinggi dan torsional stiffness mencapai 31.000 Nm, serta atap yang tahan beban hingga 300 kg.

Di bagian kabin, Jetour T2 dilengkapi dengan panel instrumen LCD berukuran 10,25 inci dan layar sentuh tengah berukuran 15,6 inci. Sistem kamera panoramic 540° membantu pengemudi memantau seluruh area sekitar kendaraan secara aman.

Mesin yang digunakan adalah Kunpeng Power 2.0 TGDI yang menghasilkan tenaga hingga 245 PS dan torsi 375 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui sistem X-WD Intelligent 4WD dengan enam mode berkendara. Fitur pendukung offroad antara lain All-Terrain Offroad Assist Mode, Intelligent Crawling, dan Hill Descent Control.

Fitur Keselamatan Canggih
Jetour T2 mengadopsi Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite generasi terbaru untuk meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpang. Beberapa fitur keselamatan yang disematkan antara lain:

  1. Forward Collision Warning (FCW) dan Rear Collision Warning (RCW) untuk mencegah tabrakan depan dan belakang.
  2. Advanced Emergency Braking (AEB) yang mendukung pengereman otomatis saat risiko tabrakan tinggi.
  3. Blind Spot Detection (BSD) dan Lane Change Warning (LCW) mendukung keamanan saat berpindah jalur.
  4. Adaptive Cruise Control (ACC), Intelligent Cruise Assist (ICA), serta Lane Keeping Assist (LKA) membantu menjaga kendaraan dalam jalur dan kecepatan yang aman.
  5. Traffic Jam Assist (TJA) untuk kenyamanan saat kemacetan.
  6. 540° Surround Vision, Door Open Warning (DOW), Rear Crossing Traffic Alert (RCTA), dan Intelligent High Beam (IHB).

Jetour T2 hadir dalam lima pilihan warna menarik, yaitu Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, dan Electroplated Green. Harga jual resmi untuk wilayah Jakarta dipatok Rp588 juta on the road (OTR) dengan penawaran khusus untuk 1.000 pembeli pertama seharga Rp568 juta.

Kecelakaan di Tol Jagorawi yang menimpa Jetour T2 kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan antisipasi maksimal saat berkendara, terutama di jalur tol yang memiliki risiko tinggi jika salah mengambil langkah. Model Jetour T2 sendiri merupakan kendaraan yang menggabungkan performa tangguh dengan teknologi keselamatan mutakhir, ideal untuk berbagai kondisi jalan dan petualangan.

Exit mobile version