Xpeng Mulai Uji Coba Level 4 Autonomous Driving di SUV Flagship GX dengan 4 Turing Chip 3000 TOPS

Xpeng mulai menguji fitur mengemudi otonom Level 4 pada SUV andalannya, GX, yang saat ini masih dalam tahap pengujian sebelum peluncuran resmi. Kendaraan ini terlihat sedang diuji coba di jalan terbuka di kota Guangzhou dengan tanda khusus “L4 Autonomous Driving Test” dan peringatan “Caution,” menandai perkembangan signifikan dalam teknologi otomotif otonom dari perusahaan asal Tiongkok ini.

SUV GX akan dilengkapi dengan empat chip Turing yang mampu menghasilkan daya komputasi hingga 3.000 TOPS (Tera Operations Per Second). Kapasitas besar ini memungkinkan penerapan langsung kemampuan mengemudi Level 4, yang secara otomatis mengendalikan kendaraan tanpa membutuhkan intervensi pengemudi dalam kondisi tertentu.

Teknologi Chip Turing sebagai Syarat Utama

Xpeng mengembangkan chip AI Turing secara mandiri dan pertama kali memperkenalkannya pada Juni tahun lalu. Setiap chip memiliki daya komputasi 700 TOPS, dan empat chip dipadukan untuk mendukung pengerjaan proses AI yang kompleks di GX. Teknologi ini sudah digunakan di beberapa model Xpeng lainnya untuk menggerakkan fungsi mengemudi pintar dan sistem kokpit kendaraan.

Arsitektur SEPA 3.0 dan Fitur Canggih

SUV GX dibangun di atas platform fisik AI terbaru Xpeng, Smart Electric Platform Architecture (SEPA) 3.0. Arsitektur ini mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti steer-by-wire, yang menggantikan mekanisme kemudi konvensional dengan kontrol elektronik, dan sistem kemudi roda belakang untuk manuver lebih presisi. Menurut CEO Xpeng, He Xiaopeng, platform ini dirancang untuk menyokong kemampuan mengemudi otonom tingkat lanjut dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan aman.

Spesifikasi dan Posisi Pasar

Meski Xpeng belum merilis spesifikasi lengkap GX, SUV ini akan menjadi model unggulan perusahaan dengan konfigurasi enam penumpang. Perusahaan mematok harga yang diperkirakan berkisar antara RMB 400.000 hingga 500.000 (sekitar 57.630 dolar AS). GX masuk ke pasar kendaraan listrik premium yang semakin kompetitif, menargetkan konsumen yang mengutamakan teknologi mengemudi otonom terbaru.

Pengembangan Robotaxi dan Visi Masa Depan

Xpeng juga tengah mengembangkan robotaxi otonom berbasis teknologi Level 4, yang diprediksi bakal meluncur pada 2026. Rencana peluncuran tiga model robotaxi sekaligus itu akan memanfaatkan chip Turing serupa dengan GX, menghasilkan komputasi maksimum 3.000 TOPS. Robotaxi akan didukung oleh model AI generasi kedua, VLA (Vision-Language-Action), yang dapat memahami dan menyesuaikan diri dengan pola lalu lintas di berbagai negara secara global.

Inovasi dan Kompetisi di Industri EV Tiongkok

Sebagai salah satu produsen kendaraan listrik terdepan di Tiongkok, Xpeng menempatkan pengembangan teknologi mengemudi otonom sebagai fokus utama. Pengujian Level 4 pada flagship GX menunjukkan kesiapan perusahaan untuk bersaing dengan merek global maupun lokal di sektor EV dan smart driving. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas kendaraan, tetapi juga mendukung ambisi Xpeng dalam membentuk era baru transportasi pintar di dunia.

Faktor Pendukung Keberhasilan Xpeng GX

  1. Empat Chip Turing dengan total daya komputasi 3.000 TOPS.
  2. Dukungan arsitektur fisik AI SEPA 3.0 yang canggih.
  3. Fitur steer-by-wire dan kemudi roda belakang untuk kontrol presisi.
  4. Robotaxi Level 4 sebagai bagian dari ekosistem mobilitas pintar.
  5. Implementasi AI VLA generasi kedua untuk adaptasi lalu lintas global.

Teknologi mengemudi otonom yang kini diuji di Xpeng GX menjadi bukti nyata kemajuan industri kendaraan listrik Tiongkok. SUV ini bukan hanya sekadar meningkatkan kemampuan mobilitas elektrik, tapi juga memperluas batasan aplikasi kecerdasan buatan dan otomatisasi di sektor otomotif masa depan. Pengujian dan pemanfaatan teknologi tersebut dapat membawa perubahan signifikan dalam cara orang berkendara dan berinteraksi dengan kendaraan.

Berita Terkait

Back to top button