XPeng, agen tunggal pemegang merek (ATPM) listrik asal China di Indonesia, kembali tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Pada ajang ini, XPeng menunjukkan transformasi inovasi mobilitas masa depan dengan mengusung tema evolusi dari era Digital AI menuju Physical AI. Tema ini menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak hanya sekadar hadir dalam sistem digital, melainkan juga terintegrasi secara nyata dalam teknologi mobilitas.
Di booth XPeng, perhatian utama tertuju pada The Next P7, generasi sedan listrik terbaru yang dikembangkan XPeng. Mobil ini menonjolkan desain futuristik dan performa tinggi yang dipadukan dengan teknologi AI mutakhir untuk meningkatkan pengalaman berkendara. Selain itu, XPeng juga memperkenalkan robot humanoid canggih berjenis XPeng IRON yang menjadi contoh implementasi Physical AI dengan kemampuan interaksi dan mobilitas seperti manusia.
Inovasi Teknologi AI pada Kendaraan dan Robot
XPeng mengembangkan sistem Physical AI secara menyeluruh mulai dari desain chip, sistem operasi berbasis AI, hingga perangkat keras cerdas yang mendukung kendaraan dan robot. Teknologi ini dirancang secara mandiri sehingga menjadi fondasi berbagai inovasi XPeng, seperti robotaxi, robot humanoid, dan rencana pengembangan kendaraan terbang. Kedua produk unggulan di IIMS 2026, yakni The Next P7 dan XPeng IRON, dibekali tiga chip Turing AI dengan daya komputasi hingga 2.250 TOPs untuk performa tinggi dalam pemrosesan data kecerdasan buatan.
Robot humanoid XPeng IRON terbaru hadir dengan model AI Physical generasi pertama yang dikembangkan secara mandiri. Robot ini menggabungkan teknologi Visual Language Transformer (VLT), Visual Language Alignment (VLA), dan Visual Language Model (VLM). Kombinasi teknologi tersebut memungkinkan robot untuk melakukan komunikasi, bergerak, dan berinteraksi natural layaknya manusia. Teknologi VLT menjadi pusat pemrosesan utama robot, sehingga mendukung kemampuan berpikir mendalam dan pengambilan keputusan secara otonom.
Strategi XPeng dalam Pasar Indonesia
Selain menampilkan produk teranyar, XPeng juga membawa kendaraan listrik yang sudah dipasarkan di Indonesia. Di antaranya adalah XPeng G6 Pro dan XPeng X9, model SUV premium yang diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kendaraan listrik mewah yang terus tumbuh di Tanah Air. Kehadiran produk ini menunjukkan komitmen XPeng dalam memberikan solusi mobilitas ramah lingkungan dengan teknologi terdepan.
CEO XPeng Indonesia, Iki Wibowo, menyatakan bahwa partisipasi di IIMS 2026 menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi global. "XPeng menghadirkan berbagai inovasi yang mencerminkan ide dan harapan masyarakat untuk masa depan mobilitas," ujarnya. Sementara itu, Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle sebagai ATPM XPeng di Indonesia, menilai antusiasme publik terhadap kendaraan listrik XPeng sangat positif. Hal ini mendorong perusahaan untuk terus mengembangkan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Fakta Penting Mengenai XPeng di IIMS 2026
- XPeng mengusung tema Digital AI menuju Physical AI untuk menunjukan perkembangan AI nyata pada mobil dan robot.
- The Next P7 adalah sedan listrik generasi terbaru dengan teknologi AI yang terintegrasi secara menyeluruh.
- Robot humanoid XPeng IRON menggunakan model AI fisik generasi pertama yang dilengkapi tiga chip Turing AI.
- Produk XPeng G6 Pro dan X9 sudah dipasarkan di Indonesia, menyasar pasar kendaraan listrik premium.
- XPeng fokus mengembangkan chip, sistem operasi AI, dan perangkat keras cerdas secara mandiri.
Dengan berbagai inovasi yang ditampilkan, XPeng berambisi mengukuhkan posisi sebagai pelopor teknologi AI di dunia otomotif dan robotika masa depan. Partisipasi mereka di IIMS 2026 juga mengindikasikan tren kuat menuju kendaraan listrik yang bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga terintegrasi dengan sistem cerdas untuk pengalaman baru yang lebih aman dan efisien. Ajang ini menjadi momentum penting bagi XPeng untuk meningkatkan penetrasi pasar di Indonesia sekaligus mengedukasi masyarakat tentang era baru mobilitas berbasis teknologi tinggi.
