Suzuki e Vitara: Mobil Listrik Pertama dengan Jarak Tempuh 426 km Resmi Meluncur di IIMS 2026

Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya, Suzuki e Vitara, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Model ini merupakan upaya Suzuki dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan lewat strategi multi-pathway.

Suzuki e Vitara telah membuka pemesanan di seluruh dealer resmi Suzuki dengan harga mulai dari Rp 755 juta untuk varian single tone dan Rp 758 juta untuk opsi two-tone. Kehadiran e Vitara melengkapi jajaran mobil ramah lingkungan Suzuki yang sebelumnya terdiri dari model hybrid seperti Ertiga, XL7, Grand Vitara, dan Fronx.

Spesifikasi Teknis Suzuki e Vitara
Mobil listrik ini dibekali baterai berkapasitas 61 kWh yang menghasilkan tenaga maksimal sebesar 128 kW dengan torsi puncak 193 Nm. Dalam kondisi baterai penuh, Suzuki e Vitara dapat menempuh jarak hingga 426 km.

Berikut rincian spesifikasi utama Suzuki e Vitara:

  1. Kapasitas baterai: 61 kWh
  2. Tenaga maksimal: 128 kW
  3. Torsi maksimal: 193 Nm
  4. Jarak tempuh maksimal: 426 km

Sistem Pengisian Daya yang Efisien
e Vitara kompatibel dengan port pengisian daya yang standar di Indonesia. Pengisian cepat menggunakan arus DC memungkinkan mobil mengisi daya dari 15 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu 50 menit. Pengisian standar dengan AC 7 kW satu fasa memerlukan waktu sekitar 9,5 jam untuk mengisi baterai dari 15 persen hingga penuh.

Ketersediaan pengisian cepat ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam waktu terbatas. Standarisasi port pengisian juga mempermudah pengguna untuk mendapatkan akses pengisian yang luas dan mudah diakses.

Fitur Unggulan dan Mode Berkendara Modern
Suzuki e Vitara memiliki teknologi shift by wire yang memungkinkan pengemudi mengubah mode berkendara secara elektrik melalui tombol di konsol tengah. Tersedia tiga pilihan mode berkendara yang dapat disesuaikan, yaitu Eco, Normal, dan Sport.

Selain itu, fitur Pedal Mode memberikan kontrol deselerasi dalam tiga tingkat. Pada level tertinggi, pengemudi dapat mengendalikan kecepatan hanya dengan menggunakan pedal gas tanpa perlu menginjak pedal rem. Ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis dan efisien dalam kondisi tertentu.

Langkah Strategis Suzuki di Pasar Mobil Listrik Indonesia
Masuknya Suzuki e Vitara menunjukkan komitmen produsen otomotif Jepang ini dalam transformasi menuju kendaraan emisi rendah. Minoru Amano, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Suzuki Indomobil Sales, menegaskan bahwa peluncuran e Vitara menjadi babak baru elektrifikasi Suzuki di Indonesia.

Strategi multi-pathway ini mengadopsi kombinasi teknologi kendaraan berbahan bakar fosil, hybrid, dan listrik untuk menawarkan pilihan mobil ramah lingkungan yang beragam bagi konsumen. Dengan keberadaan e Vitara, Suzuki semakin memperkuat portofolio produk berteknologi hijau yang sudah mulai diterapkan pada model-model hybrid mereka.

Dukungan Infrastruktur dan Potensi Pasar
Peluncuran kendaraan listrik seperti Suzuki e Vitara juga sejalan dengan perkembangan infrastruktur pengisian listrik di Indonesia yang terus meningkat. Pemerintah mendorong adopsi mobil listrik melalui regulasi dan pembangunan fasilitas charging station yang semakin merata.

Para konsumen yang tertarik dengan mobil listrik kini memiliki alternatif SUV listrik dengan harga kompetitif dari merek otomotif ternama. Suzuki menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dalam menghadapi tren elektrifikasi global.

Model e Vitara diharapkan dapat menjadi pionir penguatan segmen mobil listrik di Tanah Air sekaligus membuka jalan bagi Suzuki untuk mengembangkan produk-produk listrik lainnya. Dengan teknologi baterai dan fitur canggih, Suzuki e Vitara menawarkan kombinasi performa dan efisiensi yang menarik bagi pengguna mobil listrik di Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button