Jetour T2 Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Produsen Tegaskan Murni Kecelakaan Lalu Lintas

PT Jetour Sales Indonesia memberikan klarifikasi menyusul insiden kebakaran yang dialami oleh SUV Jetour T2 di tol Jagorawi, KM 31 arah Jakarta. Mobil ini terbakar setelah ditabrak oleh sebuah kendaraan BMW. Produsen menegaskan kejadian tersebut adalah murni kecelakaan lalu lintas, bukan disebabkan oleh masalah teknis kendaraan.

Peter Zhang, President Director Jetour Indonesia, menyampaikan keprihatinan atas peristiwa itu dan memastikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pihak berwenang dalam penanganan insiden. "Penanganan insiden dan proses terkait telah dilakukan berkoordinasi dengan otoritas. Insiden ini merupakan kecelakaan lalu lintas," ujar Peter dalam pernyataan resmi.

Fokus Keselamatan Jetour T2

Jetour Indonesia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengembangan produk mereka, termasuk Jetour T2. Untuk itu, SUV ini telah dirancang sesuai standar perlindungan penumpang yang telah melalui pengujian ketat. Peter Zhang menambahkan, Jetour menghargai proses investigasi yang berjalan dan apresiasi atas perhatian dari masyarakat serta media.

Jetour juga menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan kendaraan yang mematuhi regulasi di Indonesia sekaligus menjunjung tinggi aspek ketangguhan dan keandalan bagi penggunanya.

Spesifikasi dan Fitur Jetour T2

Jetour T2 resmi diperkenalkan di Indonesia pada November lalu. SUV ini menonjol karena bodinya yang bongsor dan mesin Kunpeng Power 2.0 TGDI yang diusungnya. Mobil ini bukan kendaraan listrik, melainkan menggunakan mesin bensin bertenaga 245 PS dan torsi sebesar 375 Nm.

Jetour T2 dilengkapi dengan sistem penggerak 4WD X-WD Intelligent yang menyediakan enam mode berkendara. Ini mendukung performa optimal baik dalam kondisi jalan perkotaan maupun medan ekstrem. Selain itu, terdapat pula 15 fitur Jetour Intelligent Driving yang dirancang mendukung kebutuhan berkendara modern.

Fakta Utama tentang Insiden Jetour T2 di Tol Jagorawi:

  1. Jetour T2 mengalami kebakaran setelah tabrakan dengan BMW di tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta.
  2. Produsen memastikan insiden ini murni akibat kecelakaan lalu lintas, bukan kelainan teknis kendaraan.
  3. Penanganan dan investigasi telah dilakukan bersama pihak berwenang.
  4. Jetour T2 dirancang sesuai standar keselamatan penumpang yang ketat.
  5. SUV ini meluncur resmi di Indonesia sejak November lalu, dengan mesin bensin Kunpeng Power 2.0 TGDI.
  6. Mobil ini memiliki 15 fitur pintar dan sistem penggerak 4WD dengan enam mode berkendara.

Informasi ini memberikan gambaran jelas bahwa kebakaran Jetour T2 adalah akibat tabrakan, bukan kegagalan teknologi produk. Jetour Indonesia berkomitmen untuk terus mengutamakan standar keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku guna menjaga kepercayaan konsumen dan meningkatkan kualitas produknya di pasar Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button