Jetour mengajak para pengguna T2 untuk berkreasi dengan mobilnya melalui dua konsep modifikasi menarik. Konsep ini berupa NOMAD Kit dan Obsidian Ultra Kit yang dipamerkan di IIMS untuk menunjukkan fleksibilitas model T2.
NOMAD Kit ditujukan untuk konsumen yang berjiwa petualang dan gemar kegiatan outdoor. Kit ini memaksimalkan fitur unggulan Jetour T2 seperti high-density roof rack dengan kapasitas hingga 300 kg secara statis. Dengan perlengkapan seperti rooftop tent, awning samping, dan hub pendukung aktivitas luar ruang, kendaraan siap untuk perjalanan jarak jauh serta eksplorasi alam.
Sementara itu, Obsidian Ultra Kit menonjolkan kesan tangguh dan maskulin dengan desain bodi yang dinamis. Aksesori kit ini dirancang tidak hanya mempertegas karakter kendaraan tapi juga mempertahankan fungsi realistis untuk kebutuhan sehari-hari. Modifikasi ini cocok untuk mereka yang menginginkan tampilan kuat tanpa kehilangan kenyamanan dan kegunaan.
Menurut Arief Sutrisno, Brand Manager JETOUR Sales Indonesia, kedua konsep modifikasi ini menunjukkan sejauh mana Jetour T2 dapat disesuaikan dengan berbagai gaya hidup dan preferensi. “Dengan dua konsep ini, pemilik bisa membayangkan bagaimana kendaraan mereka bisa diadaptasi, baik untuk perkotaan maupun aktivitas light off-road,” ujarnya menjelaskan.
Proses modifikasi dengan NOMAD Kit bahkan dilakukan dalam waktu singkat, hanya 48 jam. Hal ini merupakan adaptasi dari kit Dark Warrior versi global yang ditambahkan elemen unik seperti Star Grill, penambahan roof lining, dan lift kit. Penambahan ini menguatkan image kendaraan sebagai mobil adventure yang tahan banting dan siap jelajah berbagai kondisi.
Salah satu pengguna Jetour T2 yang juga atlet dakkar Indonesia, Julian Johan alias Jejelogy, mengaku tertarik dengan konsep modifikasi ini. Ia menilai modifikasi yang ditawarkan Jetour bukan sekadar membuat tampilan mobil jadi menarik, tetapi juga sangat memperhatikan fungsi. “Modifikasinya aplikatif dan realistis, bisa dipakai untuk sehari-hari maupun aktivitas akhir pekan,” jelas Jejelogy.
Jejelogy juga mengungkapkan rencananya untuk memodifikasi bagian ban dan velg T2 miliknya. Namun, ia memilih mempertahankan bodi standar karena sudah merasa tampilannya sudah sesuai selera. Ini menunjukkan fleksibilitas dari modifikasi yang bisa dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.
Secara keseluruhan, Jetour memberikan ruang luas bagi konsumen untuk mengekspresikan karakter mereka lewat kendaraan Jetour T2. Dengan berbagai aksesori dan opsi modifikasi, T2 tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga cerminan gaya hidup dan aktivitas penggunanya.
Bagi penggemar otomotif dan petualangan, kedua referensi modifikasi ini menjanjikan pengalaman baru dalam mempersonalisasi kendaraan. Pengguna T2 dapat memilih sesuai kepribadian, apakah ingin yang stylish dan tangguh seperti Obsidian Ultra Kit atau yang fungsional dan siap berpetualang dengan NOMAD Kit.
Dengan pendekatan ini, Jetour mempertegas komitmennya dalam memberikan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga mampu mengakomodasi aspirasi konsumen dalam berkreasi dan beraktivitas. Ini merupakan langkah inovatif di pasar otomotif di Indonesia yang kian dinamis dan beragam.
Baca selengkapnya di: moladin.com






