GAC Indonesia baru saja memperkenalkan MPV terbaru dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV), yaitu GAC E8, di ajang IIMS 2026. Kendaraan ini menyasar segmen MPV 7-seater dengan mengusung kenyamanan kelas premium dan teknologi ramah lingkungan. Kehadiran GAC E8 sekaligus menjadi langkah awal bagi GAC untuk mengukur potensi pasar otomotif hybrid di Tanah Air.
Dalam tahap awal peluncuran, GAC E8 yang dipamerkan menggunakan konfigurasi setir kiri. Produk ini menyajikan pengalaman berkendara yang mewah dan fleksibel, sesuai dengan tren permintaan konsumen yang menginginkan kendaraan keluarga dengan fitur lengkap namun efisien secara bahan bakar. "Kita ingin menggali kebutuhan masyarakat terkait MPV 7-seater, apakah mengutamakan fitur mewah atau alternatif yang lebih terjangkau," ujar Ikbal Taufiqurahman, Product Planner & Strategy GAC Indonesia.
Dimensi dan Konfigurasi Kabin
GAC E8 hadir dengan panjang 4.920 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.760 mm. Kabinnya dirancang untuk 7 penumpang dengan konfigurasi 2+2+3 yang menghadirkan baris kedua captain seat. Kursi captain seat ini dilengkapi fitur pijat dan ventilasi, sangat mendukung kenyamanan selama perjalanan jauh. Bahkan, konfigurasi baris ketiga dapat diatur agar kursinya menghadap ke belakang, menambah fleksibilitas ruang dan memberikan sensasi berbeda pada kabin.
Fitur hiburan juga menjadi prioritas melalui layar sentral berukuran 14,6 inci yang menampilkan sistem infotainment modern. Penyesuaian kabin yang fleksibel memungkinkan penumpang mengatur posisi kursi sesuai kebutuhan, sehingga mobil keluarga ini ideal untuk berbagai aktivitas dan kondisi perjalanan.
Teknologi Hybrid dan Performa Mesin
GAC E8 menggunakan sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin 2.000 cc dengan motor listrik dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi ini menghasilkan tenaga maksimum sekitar 237 kW, memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 8,8 detik. Efisiensi bahan bakar yang diklaim mencapai antara 18 hingga 20 km per liter menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan MPV sekelasnya.
Sistem hybrid pada E8 tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga memberikan pengurangan emisi gas buang, sesuai dengan tren global menuju kendaraan lebih ramah lingkungan. Keunggulan ini diprediksi bakal menarik minat konsumen yang mulai mencari alternatif kendaraan hybrid di pasar Indonesia.
Potensi Pasar dan Persaingan
GAC E8 diproyeksikan menjadi pesaing utama Wuling Darion dan Honda StepWGN di segmen MPV hybrid 7-seater. Meskipun harga resmi E8 belum diumumkan oleh GAC Indonesia, produk ini sudah hadir terlebih dahulu di Tiongkok dengan nama GAC Trumpchi E8, memberikan gambaran kualitas dan teknologi yang canggih.
Strategi peluncuran awal berupa display dan ajakan untuk mengenal respon konsumen memperlihatkan keseriusan GAC dalam memahami karakter pasar Indonesia. Hal ini sangat penting mengingat tren kendaraan hybrid di Indonesia masih dalam tahap perkembangan dan memerlukan pendekatan yang tepat.
Fitur Unggulan GAC E8:
- Kapasitas 7 penumpang dengan konfigurasi 2+2+3.
- Captain seat baris kedua dengan pijat dan ventilasi.
- Kursi baris ketiga dapat menghadap ke belakang.
- Layar sentral besar 14,6 inci untuk hiburan dan kontrol fitur.
- Mesin 2.0L dengan teknologi plug-in hybrid dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission.
- Tenaga total hingga 237 kW dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 8,8 detik.
- Efisiensi bahan bakar sekitar 18-20 km/l.
Dengan segala keunggulan tersebut, GAC E8 membawa inovasi baru bagi pasar MPV Indonesia. Teknologi hybrid dan kenyamanan premium menjadi daya tarik yang melengkapi kebutuhan keluarga masa kini. Langkah GAC untuk menyesuaikan fitur dan harga di masa depan akan menjadi penentu utama suksesnya penetrasi mobil ini ke pasar nasional.
Baca selengkapnya di: kabaroto.com






