Kecelakaan Artis Diva Mara di Tol Jagorawi Diduga Akibat Microsleep, Ini Penjelasan dan Pencegahannya

Kecelakaan yang menimpa artis Diva Mara Hefri Siregar di ruas Tol Jagorawi menjadi sorotan karena dugaan penyebabnya adalah fenomena microsleep. Peristiwa ini terjadi saat mobil Honda City yang dikemudikan Diva Mara oleng dan menabrak pembatas jalan hingga terbalik. Setelah itu, mobil ditabrak dari belakang oleh truk boks, yang menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.

Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menyampaikan bahwa dugaan awal kecelakaan ini adalah pengemudi mengalami microsleep. “Pengemudi Honda City mengantuk (microsleep) sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan terbalik dengan posisi keempat roda di atas,” jelas Ares. Kecelakaan terjadi di Km 24 Tol Jagorawi, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB pada hari Sabtu.

Fenomena Microsleep dan Bahayanya dalam Berkendara

Microsleep adalah kondisi di mana otak mengalami tidur singkat dalam hitungan detik tanpa disadari pengemudi. Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan sekejap dan berpotensi berakibat fatal di jalan tol yang memiliki karakter monoton. Training Director Real Driving Centre (RDC), Marcell Kurniawan, menjelaskan, microsleep biasanya muncul akibat kelelahan dan pola berkendara yang monoton tanpa adanya antisipasi.

Menurut Marcell, banyak pengemudi tidak menyadari bahwa kewaspadaan mereka menurun secara bertahap hingga akhirnya mengalami tertidur sejenak di belakang kemudi. "Sebagian besar pengemudi tidak berpikir panjang dan mengabaikan potensi bahaya ini," tambah Marcell. Ia menekankan pentingnya pengemudi untuk mengenali tanda-tanda kelelahan dan mengantisipasi kondisi tersebut sebelum memulai perjalanan.

Penyebab Utama Microsleep dan Dampaknya

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menambahkan bahwa microsleep terjadi melalui tahapan kelelahan yang berkembang selama beberapa jam mengemudi. Tanda awal letih biasanya muncul tiga hingga empat jam pertama, dan jika terus dipaksakan, kondisi ngantuk berat dan microsleep bisa terjadi.

Sony menjelaskan perbedaannya, yaitu saat mengantuk mata yang tertidur, sementara microsleep adalah keadaan otak yang tidur sejenak meski mata tampak terbuka. Risiko tersebut sangat berbahaya karena pengemudi tidak menyadari hilangnya kesadaran sejenak yang mengakibatkan hilangnya kendali kendaraan secara mendadak.

Tips Mencegah Microsleep saat Berkendara

Beberapa langkah penting dapat dilakukan pengemudi agar terhindar dari microsleep, khususnya saat berkendara jarak jauh di jalan tol:

  1. Tidur cukup enam hingga delapan jam sebelum memulai perjalanan.
  2. Batasi waktu mengemudi maksimum tiga jam sebelum beristirahat.
  3. Beristirahat minimal 15 menit di rest area, terutama bila mulai merasa lelah.
  4. Lakukan aktivitas ringan saat beristirahat agar otot dan otak kembali segar.
  5. Siapkan pengemudi pengganti agar dapat bergantian mengemudi.
  6. Hindari memaksakan diri melanjutkan perjalanan bila rasa kantuk sudah tidak tertahankan; tidur singkat selama 30 hingga 60 menit lebih aman.

Marcell menekankan bahwa menjaga kondisi fisik dan mental sangat penting sebelum dan selama perjalanan. Memaksakan diri berkendara saat lelah akan menurunkan kemampuan respons dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan akibat microsleep.

Kecelakaan yang menimpa Diva Mara menjadi pengingat bagi semua pengemudi betapa pentingnya antisipasi dan manajemen kondisi saat berkendara. Microsleep bukan hal sepele dan dapat terjadi tanpa disadari. Mengetahui tanda-tanda awal kelelahan dan memberikan kesempatan tubuh untuk beristirahat dapat menjadi kunci keselamatan di jalan tol.

Masyarakat diharapkan selalu waspada dengan kondisi fisik saat berkendara dan menerapkan pola istirahat yang cukup agar risiko microsleep dan kecelakaan dapat diminimalkan. Pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip tersebut menjadi langkah utama menjaga keselamatan selama perjalanan.

Baca selengkapnya di: otomotif.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button