Nio Recall 246.229 Mobil EV akibat Masalah Software, Perbaikan Gratis lewat Update OTA Segera Dilakukan

Nio Inc melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 246.229 unit kendaraan listrik (EV) yang mencakup model ES8, ES6, dan EC6. Recall ini disebabkan oleh masalah perangkat lunak yang dapat menyebabkan tampilan dashboard dan layar tengah kendaraan mati sementara dalam kondisi tertentu. Informasi tersebut diumumkan melalui situs resmi Administrasi Pengawasan Pasar China (SAMR).

Masalah perangkat lunak ini berpotensi mengganggu fungsi penting kendaraan, seperti informasi kecepatan, peringatan kerusakan, serta kemampuan defrost dan demist kaca. Gangguan tersebut dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi pengemudi saat berkendara. Nio telah menetapkan solusi dengan menyediakan pembaruan perangkat lunak secara over-the-air (OTA) secara gratis untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Detail Recall dan Kendaraan Terkena Dampak

Recall ini mencakup kendaraan yang diproduksi antara 16 Maret 2018 hingga 16 Januari 2023. Model yang terdampak merupakan varian berbasis platform NT 1.0. Pembaruan perangkat lunak yang akan diberikan mencakup versi Aspen 3.5.6, Alder 2.1.0, atau versi yang lebih baru. Jika kendaraan tidak mampu menerima pembaruan OTA, Nio akan menghubungi pemilik melalui pusat layanan resmi untuk melakukan perbaikan secara langsung.

Menurut data resmi, kendaraan yang sudah mendapatkan pembaruan terbaru tidak perlu mengikuti recall ulang. Platform NT 1.0 menggunakan arsitektur perangkat lunak Aspen yang berjalan pada chip pintar Mobileye EyeQ4. Platform yang lebih baru, NT 2.0, menggunakan sistem Banyan dengan empat chip Nvidia Orin X, sementara model yang memakai chip penggerak pintar Shenji NX9031 menggunakan sistem Cedar dan Cedar S.

Langkah Penanganan Recall Nio

  1. Identifikasi kendaraan yang terdampak berdasarkan periode produksi dan model.
  2. Distribusi pembaruan perangkat lunak OTA secara gratis ke pemilik kendaraan.
  3. Penanganan khusus melalui pusat layanan bagi kendaraan yang tidak mendukung pembaruan OTA.
  4. Monitoring penerapan pembaruan guna menjamin peningkatan keamanan.

Recall ini menjadi langkah penting bagi produsen domestik China dalam memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang. Kasus seperti ini lebih sering terlihat pada merek mobil luar negeri seperti Tesla, yang pernah melakukan recall besar-besaran di China. Pada bulan Desember lalu, Tesla mengumumkan penarikan lebih dari 1,6 juta kendaraannya akibat masalah perangkat lunak yang serupa.

Selain Tesla, merek global seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Ford juga sempat melakukan recall kendaraan listrik mereka di China karena persoalan perangkat lunak. Hal ini menunjukkan bahwa masalah software pada kendaraan listrik kini menjadi perhatian utama produsen demi menjaga performa dan keselamatan produk.

Recall Nio bukan hanya menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas produknya, tetapi juga menegaskan pentingnya pembaruan perangkat lunak sebagai bagian dari pemeliharaan kendaraan modern. Sistem OTA memungkinkan perbaikan cepat tanpa harus membawa kendaraan ke bengkel, sehingga meminimalkan ketidaknyamanan bagi pengguna.

Pembaruan ini menjadi langkah antisipatif penting untuk mencegah potensi gangguan saat berkendara. Sistem layar yang mati secara mendadak dapat menghalangi akses ke data vital dan fitur keselamatan, sehingga penanganan segera sangat diperlukan.

Dengan adanya recall dan pembaruan ini, Nio memastikan pengalaman berkendara pelanggan tetap aman dan andal. Langkah ini juga sejalan dengan tren global dalam industri otomotif, di mana software kendaraan menjadi aspek krusial yang harus selalu terjaga kualitas dan keandalannya.

Berita Terkait

Back to top button