Zeekr Tarik 38.277 EV 001 WE Edition karena Risiko Thermal Runaway pada Baterai, Ganti Gratis

Zeekr, produsen mobil listrik asal Tiongkok, mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 38.277 unit kendaraan listrik model Zeekr 001 WE Edition. Penarikan ini dilakukan karena adanya risiko thermal runaway pada baterai daya, yang dapat memicu peningkatan suhu berbahaya hingga kebakaran. Recall ini berlaku untuk kendaraan yang diproduksi antara Juli 2021 hingga Maret 2024.

Masalah ini ditemukan akibat ketidakkonsistenan dalam komponen baterai bertegangan tinggi, yang menyebabkan peningkatan resistansi internal secara abnormal setelah penggunaan jangka panjang. Kondisi tersebut dapat menurunkan performa baterai dan dalam kasus ekstrem, menimbulkan risiko keselamatan yang serius bagi pengendara.

Inspeksi dan Penggantian Baterai Secara Gratis

Zeekr berkomitmen untuk memeriksa seluruh kendaraan yang terdampak melalui inspeksi langsung maupun diagnostik jarak jauh. Untuk kendaraan yang baterainya belum diganti, perusahaan menyediakan penggantian baterai secara cuma-cuma. Langkah ini diambil demi menjamin keamanan berkendara pelanggan.

Melalui pernyataan resmi di platform Weibo, Zeekr mengungkapkan bahwa sistem pemantauan berbasis cloud yang mereka gunakan mendeteksi adanya penurunan kapasitas baterai yang tidak sesuai dengan standar pada beberapa unit Zeekr 001 WE 86. Model ini merupakan varian khusus dari Zeekr 001 yang banyak dipakai konsumen.

Kampanye Pelayanan dan Penarikan Proaktif

Perusahaan telah mengundang pemilik kendaraan terdampak untuk melakukan pemeriksaan di dealer resmi melalui kampanye khusus. Hingga saat ini, penggantian baterai telah dilakukan untuk beberapa unit sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang dapat muncul.

Zeekr menegaskan bahwa penarikan kembali ini dilakukan secara proaktif dan bertujuan untuk menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang. Hal ini juga memperlihatkan tanggung jawab produsen dalam memastikan kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasar.

Latar Belakang Sengketa Kualitas Baterai

Recall ini terkait dengan penyelesaian sengketa mengenai kualitas baterai antara Vremt, anak perusahaan Geely yang mengelola merek Zeekr, dan Sunwoda, pemasok utama baterai. Vremt mengajukan gugatan senilai RMB 2,31 miliar (sekitar 330 juta dolar AS) kepada Sunwoda Electric Vehicle Battery Co Ltd, anak perusahaan Sunwoda, yang diduga memasok baterai dengan cacat kualitas selama periode Juni 2021 hingga Desember 2023.

Setelah melalui proses hukum, kedua belah pihak mencapai kesepakatan penyelesaian pada awal Februari. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Vremt akan mencabut gugatan secara resmi. Penyelesaian ini diperkirakan akan mempengaruhi laba bersih Sunwoda sebesar RMB 500 juta hingga RMB 800 juta pada tahun depan.

Pembagian Biaya Penggantian Baterai

Dalam kesepakatan, kedua perusahaan sepakat untuk menanggung biaya penggantian baterai berdasarkan pengeluaran aktual. Biaya tersebut akan dibagi secara proporsional di antara Sunwoda dan Vremt. Semua baterai yang telah diproses penggantiannya tetap menjadi milik Sunwoda sebagai pemasok.

Dampak dan Signifikansi bagi Industri EV

Kasus recall Zeekr memperlihatkan tantangan dalam produksi dan pengelolaan kualitas baterai kendaraan listrik yang semakin kompleks. Kejadian ini menjadi perhatian penting bagi produsen EV global dalam menjaga standar keamanan, mengingat baterai merupakan komponen vital yang sangat menentukan keselamatan dan kepuasan konsumen.

Teknologi pemantauan baterai berbasis cloud yang diterapkan Zeekr juga menjadi contoh inovasi yang dapat membantu mendeteksi dan mencegah potensi masalah sejak dini. Hal ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi digital untuk mendukung layanan purna jual dan pengelolaan risiko produk.

Bagi konsumen Zeekr, program recall ini memberikan kepastian akan komitmen produsen dalam mengatasi cacat teknis tanpa biaya tambahan. Selain itu, transparansi perihal recall dan penyelesaian sengketa menambah kepercayaan terhadap merek Zeekr dan grup Geely di pasar kendaraan listrik yang kompetitif.

Terkait