Baidu dan Uber Hadirkan Layanan Taksi Otonom Apollo Go di Dubai Mulai Bulan Depan

Baidu dan Uber segera menghadirkan layanan ride-hailing otonom Apollo Go di Dubai. Kerja sama ini dirancang untuk memudahkan pengguna mengakses transportasi otonom sepenuhnya melalui aplikasi Uber di lokasi-lokasi tertentu di kawasan Jumeirah.

Peluncuran layanan dijadwalkan dalam beberapa minggu mendatang. Selanjutnya, cakupan layanan akan diperluas secara bertahap di seluruh kota sesuai pengalaman operasional dan persetujuan regulasi yang berlaku.

Kemudahan Akses Layanan Otonom di Dubai

Pengguna Uber di wilayah Jumeirah dapat memilih opsi "Autonomous" saat memesan layanan Uber Comfort atau UberX. Sistem ini akan mencocokkan penumpang dengan kendaraan Apollo Go secara otomatis. Manajemen armada akan dilakukan oleh operator pihak ketiga, New Horizon.

Ini sejalan dengan target ambisius Otoritas Transportasi Dubai (RTA) yang berkomitmen merealisasikan 25% transportasi otonom di kota tersebut pada tahun 2030. Pengembangan ini memperkuat posisi Dubai sebagai kota yang melaju cepat dalam adaptasi teknologi kendaraan masa depan.

Apollo Go: Pemimpin Global dalam Transportasi Otonom

Layanan Apollo Go, yang merupakan unit bisnis Baidu, kini beroperasi di 22 kota di seluruh dunia. Volume perjalanan mingguan baru-baru ini telah melampaui 250.000 trip, dengan total jarak tempuh otonom yang sudah mencapai lebih dari 240 juta kilometer.

Dari total itu, lebih dari 140 juta kilometer dijalankan dalam mode tanpa pengemudi, membuktikan kemampuan teknologi otonom Baidu yang sudah matang. Hingga akhir Oktober lalu, Apollo Go telah mencatat total lebih dari 17 juta perjalanan sejak pertama kali beroperasi.

Kolaborasi Baidu dan Uber di Pasar Global

Pengumuman peluncuran di Dubai menjadi fase berikutnya dari kolaborasi global Baidu dan Uber yang dimulai sejak Juli tahun lalu. Saat itu, mereka sepakat menggunakan teknologi robotaxi generasi keenam Apollo Go untuk menghidupkan layanan otonom di beberapa pasar di luar AS dan daratan Cina.

Selain di Dubai, Uber juga telah mengumumkan rencana uji coba layanan kendaraan otonom Apollo Go di London pada paruh pertama tahun depan. Sejalan dengan itu, Lyft juga menggandeng Baidu untuk mengenalkan teknologi serupa di ibukota Inggris tersebut.

Penguatan Infrastruktur dan Manajemen

Uber mendirikan pusat operasi dan manajemen pertama untuk layanan Apollo Go di luar negeri, yang dinamakan Apollo Go Park, di Dubai awal tahun ini. Ini menunjukkan kesiapan dan dukungan operasional yang kuat untuk mendukung perluasan teknologi kendaraan tanpa pengemudi.

Peluncuran layanan otonom ini membuka peluang baru untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi transportasi di Dubai. Selain mendukung visi kota pintar, juga menandai kemajuan nyata adopsi teknologi AI dan otomasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Fakta Penting tentang Apollo Go dan Kolaborasi Ini:

  1. Saat ini aktif di 22 kota dunia dengan lebih dari 250.000 trip mingguan.
  2. Total jarak tempuh otonom sudah menembus 240 juta kilometer.
  3. Dikembangkan dengan teknologi robotaxi generasi keenam yang canggih.
  4. Peluncuran di Dubai akan dimulai di Jumeirah dan diperluas seiring waktu.
  5. Partner operasional lokal adalah New Horizon.
  6. Target Dubai: 25% transportasi otonom di tahun 2030.
  7. Proyek serupa tengah diuji di London oleh Uber dan Lyft bekerjasama dengan Baidu.

Layanan Apollo Go di Dubai menegaskan dukungan Baidu dan Uber dalam mempercepat transisi menuju transportasi masa depan. Dengan integrasi teknologi canggih ini, pengguna dapat merasakan kemudahan dan keamanan berkendara tanpa pengemudi di salah satu kota paling dinamis di dunia.

Berita Terkait

Back to top button