
Geely Auto Indonesia telah mulai mendistribusikan 1.000 unit pertama Geely EX2 ke jaringan diler resminya di berbagai wilayah Indonesia. Pengiriman dilakukan dari pabrik perakitan PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta sebagai langkah mempercepat serah terima kendaraan kepada konsumen.
CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyatakan distribusi awal mencakup sekitar 40 diler di Pulau Jawa dan luar Jawa. Penyerahan mobil kepada konsumen dijadwalkan mulai akhir Januari mendatang.
Distribusi dan Produksi Lokalisasi Geely EX2
Sejak pembukaan pre-booking hingga peluncuran resmi, Geely EX2 telah menerima lebih dari 2.000 pemesanan. Wu menegaskan bahwa percepatan produksi lokal menjadi fokus perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Ini sekaligus menandai langkah strategis Geely dalam memperkuat posisi di segmen mobil listrik Indonesia.
Model EX2 yang sebelumnya sukses di pasar Tiongkok, mencatat penjualan sebanyak 465.775 unit sepanjang 2025. Untuk pasar Indonesia, Geely melakukan perakitan unit secara lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen. Langkah ini didukung melalui kerja sama dengan mitra lokal dalam penyediaan komponen baterai.
Penyesuaian Fitur untuk Pasar Lokal
Geely EX2 versi Indonesia telah mengalami sejumlah penyesuaian agar sesuai dengan karakter jalan dan kebutuhan pengguna di dalam negeri. Salah satunya adalah tuning sasis khusus yang disesuaikan dengan kondisi ruas jalan tanah air. Selain itu, fitur keselamatan Blind Spot Detection (BSD) dikembangkan secara spesifik guna menyesuaikan dengan kepadatan lalu lintas sepeda motor.
Fitur inovatif lain yang disematkan adalah transparent chassis view 540 derajat. Teknologi ini membantu pengemudi melakukan manuver di area sempit dengan lebih aman dan mudah. Penyesuaian fitur tersebut menunjukkan komitmen Geely dalam menghadirkan produk yang adaptif terhadap kondisi pasar Indonesia.
Harga dan Program Penjualan Khusus
Geely menawarkan harga spesial selama periode peluncuran untuk GEely EX2. Varian Pro dipasarkan dengan harga Rp229,9 juta, sementara varian Max dihargai Rp259,9 juta. Dengan harga kompetitif ini, Geely bersaing di segmen kendaraan listrik perkotaan yang terus berkembang.
Selain harga menarik, pembeli mendapatkan beberapa fasilitas gratis yang melengkapi paket pembelian. Konsumen akan memperoleh home charger, portable charger, serta layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) selama tiga tahun tanpa batasan kilometer. Program promosi ini berlaku hingga pertengahan Februari, memberikan insentif tambahan bagi calon pengguna mobil listrik.
Distribusi Merata ke Diler Seluruh Indonesia
Distribusi 1.000 unit EX2 tahap pertama menjangkau lebih dari 40 diler di berbagai daerah, tak hanya Pulau Jawa tetapi juga luar Pulau Jawa. Strategi ini memastikan aksesibilitas produk semakin luas dan memudahkan konsumen dalam mendapatkan layanan purna jual.
Dengan dimulainya pengiriman unit ke konsumen, Geely mengambil langkah konkret untuk memperkuat penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik. Keberadaan fasilitas produksi lokal di Purwakarta juga menunjukkan dukungan Geely terhadap program pengembangan industri otomotif nasional.
Persaingan di Pasar Mobil Listrik Indonesia
Masuknya Geely EX2 dengan produk berperforma dan fitur disesuaikan menjadi salah satu indikator serius hadirnya persaingan di segmen EV. Model ini turut memperkaya pilihan masyarakat di Indonesia yang semakin melek terhadap kendaraan listrik.
Pengembangan teknologi dan layanan purna jual yang optimal juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Geely di mata konsumen. Melalui pendekatan lokal dan inovasi produk, perusahaan otomotif asal Tiongkok ini ingin tampil sebagai pemain kunci dalam ekosistem mobil listrik Tanah Air.
Pendistribusian unit yang tepat waktu dan program harga khusus merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi Geely untuk segera memenuhi kebutuhan konsumen kendaraan ramah lingkungan. Ke depan, peningkatan kapasitas produksi dan layanan diperkirakan akan terus menjadi fokus utama agar pasar dapat dilayani secara optimal.





