Penjualan kendaraan energi baru (NEV) di China pada Januari menunjukkan tren yang relatif datar secara tahunan, meskipun ekspor mengalami peningkatan yang signifikan. Data dari Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) mencatat total penjualan NEV mencapai 945.000 unit, naik tipis 0,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka ini turun sebesar 44,74% jika dibandingkan dengan bulan Desember.
Penurunan penjualan domestik menjadi penyebab utama kinerja stagnan ini. Penjualan NEV domestik tercatat sebanyak 643.000 unit, turun 18,9% secara tahunan dan turun 54,4% dibandingkan Desember. Tren ini dipengaruhi oleh pola musiman yang biasanya menunjukkan penurunan penjualan di awal tahun, serta kebijakan pajak baru yang mulai berlaku. Sejak awal tahun ini, pembeli NEV di China harus membayar pajak pembelian sebesar 5%, berbeda dengan sebelumnya yang mendapatkan pengecualian penuh dari tarif pajak 10%.
Selain itu, subsidi tukar tambah kendaraan yang sebelumnya mendorong penjualan NEV juga sudah berakhir pada akhir tahun lalu. China saat ini masih dalam fase transisi untuk memperbarui kebijakan dukungan ini. Meski demikian, volume ekspor NEV menunjukkan performa yang jauh lebih kuat. Januari mencatat rekor baru dengan ekspor NEV mencapai 302.000 unit, meningkat dua kali lipat dibandingkan Januari tahun sebelumnya dan naik 0,5% dari Desember.
Detail Penjualan NEV dan Komponen Utama
Penjualan NEV di China mencakup tiga jenis utama, yaitu kendaraan listrik baterai (BEV), kendaraan plug-in hybrid (PHEV), dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen. Berikut gambaran singkat penjualan masing-masing kategori pada Januari:
- BEV: 597.000 unit, naik 4,0% secara tahunan dan turun 46,12% dari Desember.
- PHEV: 348.000 unit, turun 5,9% secara tahunan dan turun 41,9% dari Desember.
- Sel bahan bakar: Data tidak secara terperinci dipisahkan dalam laporan terbaru.
Penjualan total kendaraan secara grosir di China tetap menurun, dengan hanya 2,346 juta unit terjual, turun 3,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan turun 28,3% dibanding bulan sebelumnya. Meskipun begitu, penetrasi pasar NEV di segmen kendaraan baru masih cukup tinggi, mencapai 40,3% pada Januari dibandingkan 39,0% di periode sama tahun lalu.
Perbandingan Ekspor dan Pasar Domestik
Ekspor kendaraan termasuk NEV juga mengalami peningkatan tajam. Total mobil yang diekspor pada Januari sebanyak 681.000 unit, naik 44,9% secara tahunan walaupun sedikit menurun 9,5% dibandingkan Desember. Khusus untuk NEV, ekspor BEV mencapai 202.000 unit, melonjak 100% secara tahunan dan naik 16,9% dibandingkan Desember. Sementara ekspor PHEV tercatat 99.000 unit, naik 97,3% secara tahunan tetapi menurun 21,8% dari bulan sebelumnya.
Peningkatan ekspor ini menunjukkan kapasitas produksi dan daya saing produk NEV China semakin kuat di pasar global. Total produksi NEV pada bulan Januari menyentuh 1.041.000 unit, meningkat dari 1.015.000 pada bulan yang sama tahun lalu.
Faktor Musiman dan Kebijakan yang Mempengaruhi Pasar
Tren penurunan penjualan di awal tahun merupakan pola yang terulang, karena konsumen biasanya menahan pembelian setelah lonjakan menjelang akhir tahun. Penyesuaian kebijakan pajak juga memberikan dampak penurunan permintaan domestik jangka pendek. Pemerintah China sedang mengatur ulang subsidi dan insentif untuk menjaga momentum transisi menuju kendaraan energi baru yang lebih ramah lingkungan.
Meskipun begitu, sektor ekspor yang terus tumbuh menandakan produsen China berhasil memperluas jangkauan di pasar global, termasuk negara-negara Asia, Eropa, dan Amerika.
Data Penjualan NEV dan Ekspor Januari dalam Angka
| Jenis | Penjualan Domestik | Ekspor | Total Penjualan |
|---|---|---|---|
| NEV Total | 643.000 unit (-18,9%) | 302.000 unit (+100%) | 945.000 unit (+0,1%) |
| BEV | 597.000 unit (+4,0%) | 202.000 unit (+100%) | 597.000 unit (termasuk ekspor) |
| PHEV | 348.000 unit (-5,9%) | 99.000 unit (+97,3%) | 348.000 unit (termasuk ekspor) |
Catatan persentase adalah perubahan tahunan.
Kondisi pasar NEV di China saat ini memperlihatkan dinamika menarik, di mana penurunan penjualan domestik tidak menghambat kenaikan ekspor yang pesat. Perubahan kebijakan fiskal dan insentif kemungkinan akan mempengaruhi penjualan di bulan-bulan mendatang, namun kapasitas produksi serta permintaan global tetap menjadi kekuatan utama sektor ini. Produsen NEV China diperkirakan akan terus berupaya mengoptimalkan pasar luar negeri sembari menyesuaikan strategi untuk meningkatkan penjualan domestik kembali sesuai perkembangan regulasi dan kondisi pasar.
